Breaking News:

Tribun Sinjai

Lima Hari Akses Jalan Botolempangan ke Bontokatute Belum Dibuka, Dinas PUPR Hanya Koordinasi Pemprov

Material tanah longsor di Dusun Bolalangiri, Desa Bontokatute dan Dusun Ambi, Desa Botolempangan, Kecamatan Sinjai Barat belum dibuka, Rabu (1/9/2021)

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/SAMBA
Badan jalan provinsi poros Botolempangan, Bontokatute, Sinjai-Palampang Munte, Kabupaten Bulukumba longsor 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI BORONG- Material tanah longsor di Dusun Bolalangiri, Desa Bontokatute dan Dusun Ambi, Desa Botolempangan, Kecamatan Sinjai Barat belum dibuka, Rabu (1/9/2021).

Material tanah longsor tersebut menutup badan jalan sejak Sabtu (28/8/2021) lalu.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sinjai, Budiaman mengungkapkan, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Sinjai sedang berkordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

" Sudah dikomunikasikan dengan dinas PUPR yang akan melakukan eksekusi dan akan terus dikordinasikan dengan provinsi untuk penanganan lebih lanjut," kata Budiaman.

Alasan Pemkab Sinjai tidak menyingkirkan material longsor karena curah hujan masih tinggi di daerah tersebut.

Selain itu, akses medan untuk mengangkut alat berat ke lokasi itu sulit karena harus melalui Desa Botolempangan.

Sebab jika melewati jalan poros Sinjai ke Sinjai Borong, kendaraan terkendala dengan rusaknya akses jalan di Desa Bontokatute.

Akses jalan ini merupakan jalan provinsi yang menghubungkan Desa Botolempangan, Sinjai Barat ke Sinjai Borong dan Palampang, Kabupaten Bulukumba.

Selain tertutup material tanah longsor juga sejumlah badan jalan yang mulai rusak terkikis tanah longsor.

Jalan provinsi yang baru saja dibangun ini mengalami keretakan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved