Tribun Sinjai
VIDEO: Akses Jalan Provinsi Botolempangan Sinjai-Palampang Bulukumba Terputus
Ada empat titik longsoran besar yang menghambat akses jalan provinsi di Desa Bontokatute dan Dusun Ambi, Desa Botolempangan.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI BORONG - Akses jalan poros Provinsi Sulawesi Selatan tepatnya di Dusun Bolalangiri, Desa Bontokatute, Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai terputus akibat tanah longsor.
Jalan tersebut tidak dapat dilalui sepeda motor hingga kendaraan roda empat mobil.
"Sudah tiga hari ini pak, kejadiannya Sabtu (28/8/2021) dini hari lalu," kata warga Sudirman, Senin (30/8/2021).
Menurut Sudirman ada empat titik longsoran besar yang menghambat akses jalan provinsi di Desa Bontokatute dan Dusun Ambi, Desa Botolempangan.
Masyarakat setempat telah melaporkan peristiwa itu ke aparat pemerintah untuk segera dibuka akses jalan agar masyarakat tidak terhambat perjalanannya.
Pantauan tribun-timur.com jelang petang, warga terpaksa jalan kaki beberapa kilometer karena tidak bisa melintas jika menggunakan kendaraan.
Namun ada juga pengendara yang memaksakan diri menyeberangi tumpukan tanah longsor tersebut.
Adajuga yang gotong royong mengangkat sepeda motor agar tetap bisa melintas meski harus melewati jalan berlumpur.
"Terpaksa kami angkat sepeda motor kami pak dibantu warga di sini dan teman-teman pengguna jalan lain," kata Sufri, warga asal Kecamatan Sinjai Barat tujuan ke Desa Barambang, Kecamatan Sinjai Borong.
Harapan mereka agar material tanah longsor itu dapat disingkirkan agar akses masyarakat dapat lancar kembali.
Sekadar diketahui bahwa jalanan tersebut baru saja dikerjakan oleh PT Cahaya Sepang Bulukumba.
Proyek ini menggunakan Sumber dana APBD Provinsi jenis dana PEN.
Total nilai anggaran sebesar Rp 19 miliar lebih dengan masa waktu pekerjaan 150 hari kerja. Dan masa pemeliharaan 365 hari kerja.
Selain terputus karena longsor, juga dijumpai sejumlah titik sepanjang jalan itu terkikis bahu jalannya hingga badan jalan.
Proyek jalan tersebut merupakan proyek jalan lanjutan dari tahun lalu yang akan menghubungkan Ambi Desa Botolempangan, Kecamatan Sinjai Barat ke Munte Palampang, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba.
Aparat kepolisian di Polsek Sinjai Borong telah memasang garis polisi agar pengendara berhati-hati dan tidak jatuh ke jurang.
Simak videonya:(*)