Breaking News:

Tribun Jeneponto

Insentif Nakes PKM Bontoramba Diduga Dipotong, Ini Kata Kadinkes Jeneponto

Pihak Dinkes jeneponto telah melakukan pemanggilan terhadap surveilens PKM Bontoramba selaku penanggunjawab.

Penulis: Muh Rakib | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/MUH RAKIB
Kadinkes Jeneponto, Syusanti Mansur 

TRIBUN-TIMUR.COM, JENEPONTO - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes), Kabupaten Jeneponto angkat bicara soal dugaan pemotongan insentif nakes di Puskesmas Bontoramba.

Dugaan pemotongan insentif di PKM Bontoramba mencapai 60 persen.

Kadinkes Jeneponto, Syusanti Mansur mengaku mengetahui adanya pemotongan insentif setelah mendapatkan informasi dari media sosial.

"Iya sudah, adakan berita terkait ini. Kami juga tidak mau mendengarkan secara sepihak yah. Jadi kita tetap harus berkordinasi," ujarnya saat ditemui di jalan lingkar, Selasa (31/8/2021).

Pihak Dinkes pun melakukan pemanggilan terhadap surveilens PKM Bontoramba selaku penanggunjawab.

Dan akan menyelesaikan persoalan itu secara baik-baik tanpa harus dibesar-besarkan.

Syusanti Mansur juga menganggap bahwa itu bukan pemotongan insentif tetapi itu dikumpulkan lalu dibagikan ke rekan kerjanya yang lain secara merata.

"Sebenarnya itu bukan pemotongan tetapi adalah satu bentuk inisiatif yang dilakukan oleh kepala puskesmas karena melalui verifikasi oleh kementerian kesehatan itu tidak semua nakes dibayarkan sesuai jumlah orang yang terkonfirmasi positif," jelasnya.

Ditanya soal apakah ada keterlibatan Dinkes dengan adanya persoalan dugaan pemotongan insentif nakes di PKM Bontoramba.

Ia hanya mengatakan tidak ada sepengetahuannya sama sekali.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved