Breaking News:

Tribun Enrekang

Bocah Asal Desa Malalin Belum Ditemukan, BPBD Enrekang Lanjutkan Percarian

Seorang bocah perempuan di Dusun Malalin, Desa Malalin, Kecamatan Cendana, Kabupaten Enrekang diduga hanyut terseret arus Sungai Saddang.

Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Suryana Anas
Dok Keluarga
Bocah perempuan berusia dua tahun bernama Halifah di Dusun Malalin, Desa Malalin, Kecamatan Cendana, Kabupaten Enrekang diduga hanyut terseret arus Sungai Saddang 

TRIBUNENREKANG.COM, CENDANA - Seorang bocah perempuan berusia dua tahun bernama Halifah di Dusun Malalin, Desa Malalin, Kecamatan Cendana, Kabupaten Enrekang diduga hanyut terseret arus Sungai Saddang.

Hal itu dibenarkan oleh Keluarga korban, Syahrir saat dikonfirmasi TribunEnrekang.com melalui Telepon, Selasa (31/8/2021) siang.

Menurutnya, Halifah (2) terseret arus Sungai Saddang saat bermain di tepi sungai bersama seorang rekannya pada Senin (30/8/2021) sore kemarin.

Awalnya, Halifah pergi ke rumah neneknya yang tak jauh dari rumahnya kemudian Ia bermain ke tepi sungai bersama temannya yang masih sebaya.

"Tapi tak lama berselang temannya kembali dan menyampaikan kalau Halifah terseret arus Sungai Saddang," kata Syahrir.

Syahrir menjelaskan, rumah nenek Halifah memang sangat dekat dengan aliran Sungai Saddang.

"Memang rumahnya dekat dengan sungai. Dan saat mereka bermain ke sungai tidak ada yang perhatikan. Orang tuanya saat itu mungkin sedang di dapur," jelar Syahrir.

Halifah adalah anak kedua dari dua bersaudara dari pasangan Risma dan Hasbi. 

Halifah sendiri sejak lahir hingga saat ini belum pernah bertemu dengan ayahnya lantaran ayahnya, Hasbi memang merantau di Pulau Kalimantan sejak beberapa tahun lalu.

Saat ini tim BPBD Enrekang bersama Baznas Tanggap Bencana (BTB) dan masyarakat setempat sudah mulai melakukan pencaharian terhadap korban.

"Kemarin sore sudah dimulai pencarian namun belum berhasil. Pencairan sedang dilanjut hari ini,"jelas Pembina BTB, Ilham Kadir.

Ia menambahkan, masyarakat, BPBD dan tim BTB kembali akan melakukan pencarian hari ini dengan menyisir area di sekitar aliran sungai tempat korban dinyatakan hilang.

"Hari ini tim masih akan lakukan pencarian, memang ada kesulitan karena arus air cukup deras karena saat ini musim hujan. Tapi semoga saja ada hasil yang didapatkan hari ini," tutupnya. (tribunenrekang.com)

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, @whaiez

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved