Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Makassar

UCM Datangkan Trainer Latih 17 Warga Panambungan Makassar Bersihkan Duri Ikan Bandeng

Universitas Ciputra Makassar (UCM) bersama CitraLand City Makassar, menggelar Pelatihan Bandeng Tanpa Duri bagi 17 warga Panambungan, Makassar

Penulis: Sukmawati Ibrahim | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/SUKMA
Warga Panambungan Hasma (kiri baju orange) tengah praktek membersihkan duri ikan bandeng di Lantai 1 Gedung UCM, Jl Sunset Boulevard Citraland City Losari Kawasan Centrepoint Of Indonesia (CPI), Senin (30/8/2021) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Universitas Ciputra Makassar (UCM) bersama CitraLand City Makassar, menggelar Pelatihan Bandeng Tanpa Duri bagi 17 warga Panambungan, Makassar, Sulawesi Selatan.

Warga dilatih tiga dosen atau trainer berpengalaman yang didatangkan dari Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo.

Pemberian materi dilanjutkan sesi praktek membersihkan duri utama serta 164 duri lainnya pada ikan bandeng.

Kegiatan berlangsung dengan protokol kesehatan ketat di Laboratorium Kitchen Lantai 1 Gedung UCM, Jl Sunset Boulevard Citraland City Losari Kawasan Centrepoint Of Indonesia (CPI), Senin (30/8/2021) pukul 13.00 hingga 16.00 Wita.

Pelatihan akan dilanjutkan lagi besok, Selasa (31/8/2021).

Ketua Universitas Ciputra Makassar, Tony Antonio mengatakan, program ini sengaja dihadirkan untuk memberdayakan masyarakat lorong, khususnya area terdekat dari CPI Makassar.

"Jadi serangkaian dengan masa Orientasi Mahasiswa (Ospek) mahasiswa angkatan pertama, pelatihan bagi warga ini agar mereka punya skill dalam mengolah ikan bandeng tanpa tulang sehingga bernilai jual tinggi," katanya, Senin (30/8/2021).

Kaitannya dengan ospek mahasiswa baru UCM ialah, peserta didik langsung mendapat tugas menuangkan idenya dalam mengembangkan prospek bisnis ikan bandeng tanpa tulang ini.

"Sebagai mahasiswa jurusan bisnis, sebanyak 230 orang ini ditantang menghadirkan inovasi baru. Dimana mereka bisa memikirkan produk apa yang bisa dibuat, packaging, teknik pemasaran secara online hingga pengelolaan keuangan," jelas Tony.

Bagi dia, masyarakat perlu didampingi agar bisa berkembang.

Dalam hal ini dibuktikan UCM dengan memberikan edukasi dan skill bagi warga.

"Kami tentu berkolaborasi dengan pemerintah setempat. Agar apa yang menjadi target UCM dalam satu tahun ke depan bisa terwujud," ucapnya.

Dengan begitu, UCM dengan bantuan banyak pihak dapat berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat secara bertahap. 

"Tidak menutup kemungkinan dengan dukungan ini mereka ke depannya bisa menjadi UMKM yang andal dan berdaya saing," imbuhnya.

Serupa disampaikan Aditya Agung selaku ketua panita ospek mahasiswa baru angkatan baru ini.

"Mahasiswa baru ini kan milenial yah. Mereka paham betul situasi market atau pasar saat ini sehingga tugasnya menghadirkan inovasi baru bisnis menjanjikan dari bandeng tanpa tulang," kata mahasiswa semester akhir Universitas Ciputra Surabaya ini.

Sementara itu, General Manager CitraLand City Losari Makassar Hendra Wahyuadi berharap program ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat. 

"Khususnya untuk pemberdayaan Kawasan Lorong," ungkapnya.

Camat Kecamatan Mariso Makassar, Juliaman menambahkan, pihaknya mengapresiasi langkah dari UCM, CitraLand City Makassar serta Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo.

"Semoga warga bisa semakin produktif meskipun dalam situasi pandemi Covid-19," tuturnya.

Pada pelatihan ini, ibu-ibu yang menjadi peserta hanya menggunakan pinset, pisau, pembersih sisik ikan, baskom dan air.

Dengan telaten serta trik dari tainer, mereka membersihkan duri dari Ikan Bandeng atau di Makassar disebut Bolu. (*)

Laporan Wartawan Tribun Timur @umhaconcit

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved