Breaking News:

Tribun Sinjai

Material Longsor di Poros Bontokatute - Botolempangan Sinjai Barat Belum Dibuka

Jalan poros Ambi, Desa Botolempangan Sinjai tertutup longsor pada akhir pekan lalu.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Suryana Anas
Dok Warga
Jl Poros Bontokatute, Kecamatan Sinjai Borong ke Desa Botolempangan, Kecamatatan Sinjai Barat tertutup material tanah longsor. 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI BORONG - Akses jalan poros Ambi, Desa Botolempangan, Kecamatan Sinjai Barat belum dibuka, Senin (30/8/2021) siang ini.

Akses jalan yang menghubungkan dua kecamatan itu tertutup tanah longsor akhir pekan lalu.

"Ada tujuh titik yang belum dibuka akses tanah longsor hingga hari ini berada di Kecamatan Bontokatute," kata Kapolsek Sinjai Borong, Iptu Sasmito.

Tujuh titik longsor itu membutuhkan alat berat karena badan jalan tertimpa tanah dari gunung.

Akibatnya, jalan itu tidak bisa dilalui kendaraan roda empat mobil.

Tanah longsor ini menimpa badan jalan provinsi yang menghubungkan Kecamatan Sinjai Barat ke Munte Palampang, Kabupaten Bulukumba.

Saat ini jalan tersebut sementara dikerja. Sehingga mobilitas masyarakat yang melintasi jalan itu belum terlalu padat.

Hanya masyarakat yang memiliki kebutuhan di dua desa itu baik dari Bontokatute, Kecamatan Sinjai Borong maupun dari Desa Botolempangan, Kecamatan Sinjai Barat ke Bontokatute.

Tanah longsor ini juga menyulitakan pihak pekerja proyek jalan provinsi itu yang saat ini sedang mengerjakan jalan tersebut.

Sasmito mengungkapkan bahwa tingginya curah hujan pada akhir pekan kemarin menyebabkan tanah labil di Kecamatan Sinjai Borong, Sinjai Barat dan Sinjai Tengah. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved