Breaking News:

Tribun Sulsel

Hingga Akhir Agustus, Serapan Dana Desa di Sulsel Rp1,4 Triliun, 3 Daerah ini Terendah

Diikuti Jeneponto dengan 82 desa dari total anggaran sekitar Rp105 miliar hanya terserap 46,14 persen.

Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Saldy Irawan
Humas Pemprov Sulsel
Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. 

 
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sulawesi Selatan (PMD Sulsel) merilis realisasi Dana Desa tahun 2021 hingga akhir Agustus 2021.

Plt Kadis PMD Sulsel Sukarniaty Kondolele mengatakan, Dana Desa Tahun 2021 yang tersebar di 2.255 desa di Sulawesi Selatan sekitar Rp2,3 triliun dan saat ini telah terealisasi sebesar Rp1,4 triliun atau sekitar 64 persen dari target.

"Dari 24 kabupaten/kota, tiga daerah paling rendah serapannya yakni, Toraja Utara, Jeneponto dan Enrekang," kata Ani sapaannya ditemui di Kantor Gubernur Sulsel Jl Urip Sumoharjo Makassar, Senin (30/8/2021).

Secara detail ia menjelaskan realisasi Dana Desa di tiga daerah tersebut.

Toraja Utara paling rendah. Dengan 111 Desa realisasi serapan Dana Desa hanya 34,34 persen dari alokasi anggaran sekitar Rp136 miliar.

Diikuti Jeneponto dengan 82 desa dari total anggaran sekitar Rp105 miliar hanya terserap 46,14 persen.

Sementara Barru dengan 40 Desa, alokasi anggaran sekitar Rp53 miliar, hanya terealisasi 46,92 persen.

Menurut Ani, ada beberapa persoalan sehingga serapan Dana Desa di beberapa daerah masih rendah.

Mulai dari pelaporan administrasi, hingga mantan Kepala Desa terjerat kasus hukum.

“Jeneponto dan Toraja Utara itu yang paling rendah. Rata-rata berkaitan keterlambatan ini masalah administrasi ada juga berkaitan dengan mantan kepala desa dalam proses hukum. Jadi itu semua yang menghambat tapi rata-rata sebagian besar masalah administrasi,” jelasnya.

Hanya saja, Ani enggan menyebut daerah mana saja yang mantan kepala desanya terjerat proses hukum.

Sehingga terkendala dalam proses laporan serapan dana desa.

Meski begitu, Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menilai serapan Dana Desa saat ini termasuk tinggi dari Rp2,3 triliun target, telah terserap 64 persen atau Rp1,4 triliun dari 2.255 Desa.

“Kita sudah bagus. Kalau tidak salah sudah 64 persen itu sudah luar biasa dan termasuk tinggi kita tentu mendorong bagaimana penguatan di posko hadapi pandemi Covid-19,” katanya di Kantor Gubernur, Senin siang.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved