Breaking News:

Tribun Wajo

Banjir Masih Genangi 34 Desa/Kelurahan di Kabupaten Wajo

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wajo, Andi Muslihin mengatakan, banjir belum surut di daerah pesisir Danau Tempe

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/HARDIANSYAH
Banjir yang menggenangi area persawahan warga di Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo, Senin (30/8/2021) 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Banjir di 34 desa/kelurahan di Kabupaten Wajo belum surut, Senin (30/8/2021).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wajo, Andi Muslihin mengatakan, banjir belum surut di daerah pesisir Danau Tempe.

"Ada yang sudah surut, tapi dibeberapa wilayah banjir kian meluap seperti di Pammana, Belawa dan Danau Tempe," ujar Andi Muslihin.

Sementara daerah yang sudah surut yaitu Kecamatan Pitumpanua, Keera, Penrang, Sajoanging, Takkalalla, Majauleng, Gilireng, dan Maniangpajo.

Selain curah hujan yang cukup tinggi, air kiriman dari Kabupaten Sidrap dan Kabupaten Soppeng yang bermuara ke Danau Tempe juga disebut sebagai pemicu meluapnya banjir.

"Dibeberapa titik juga dikabarkan ada tanggul yang jebol, ada di Belawa dan di Sabbangparu," katanya.

Menurutnya, Tim Reaksi Cepat (TRC) Penanggulangan Bencana Kabupaten Wajo kembali melakukan asessment dan pendataan di beberapa wilayah khusunya di Kecamatan Sabbangparu dan Kecamatan Pammana.

Di Kecamatan Pammana ada 11 desa/kelurahan yang terdampak banjir.

Di Desa Pallawarukka, akses Jl Poros Sengkang-Bone di Cempa masih tergenang air sepanjang 50 meter.

Lalu, di Desa Watangpanua, Desa Tonrongtenga, Desa Lagosi, Desa Tadangpalie, Desa Lampulung, Desa Abbanuange.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved