Breaking News:

Tribun Sulsel

Musim Hujan Tahun 2021 Lebih Cepat dari 2020, Banjir Wajo Dipicu karena La Nina, Apa itu La Nina?

BMKG pusat telah merilis bahwa musim hujan akan maju, dari bulan November ke Oktober.

Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM/MUSLIMIN EMBA
Hujan disertai angin kencang, terpantau di salah satu warkop Jl Sultan Alauddin, Makassar, hujan mengguyur, Rabu (2582021) pukul 14.00 Wita. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar, Rekun Matandung memprediksi musim penghujan akan lebih cepat tahun ini, yakni maju ke bulan Oktober dari prediksi sebelumnya November 2021. 

BMKG pusat telah merilis bahwa musim hujan akan maju, dari bulan November ke Oktober.

"Normalnya di November, maju ke Oktober. Ada indikasi pengaruh La Nina, sehingga musim hujan akan maju," ucap Rekun Matandung kepada tribun-timur.com, Minggu (29/8/2021) siang.

Menurutnya, kondisi ini lebih cepat diatas normal, hanya saja intensitasnya tidak terlalu ekstrem.

"Kebalikannya dari tahun lalu, 2020 itu musim hujan lambat masuk, kemaraunya panjang," ujarnya.

Rekun menyebutkan, secara normal Indonesia khususnya Sulsel masih ada di musim kemarau.

Tapi kemarau tahun ini sedikit lebih basah, karena terdapat hujan cukup banyak. 

"Sebenarnya musim kemarau bukan berarti tida ada hujan, tetap ada hujan tapi tidak signifikan. Beberapa hari terakhir kita mengalami hujan di daerah yang harusnya masuk puncak kemarau," jelasnya.

Apa itu La Nina?

ilustrasi fenomena la nina
ilustrasi fenomena la nina (int)

Perlu diketahui, La Nina adalah fenomena alam yang menyebabkan udara terasa lebih dingin atau mengalami curah hujan yang lebih tinggi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved