Penemuan Mayat Perempuan di Barru

Dua Hari Sebelum Ditemukan Tak Bernyawa di Semak-semak, HK Sempat Belajar ke Rumah Teman

Seorang perempuan berinisial HK (14) ditemukan tak bernyawa di semak-semak di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.

Penulis: Darullah | Editor: Hasriyani Latif
Polres Barru
Ayah HK, Batman (47) 

TRIBUNBARRU.COM, BARRU - Seorang perempuan berinisial HK (14) ditemukan tak bernyawa di semak-semak di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, Sabtu (28/8/2021).

HK ditemukan di Dusun Lisu, Desa Lompo Tengah, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru.

Menurut Ayah HK, Batman (47), anaknya tak pulang ke rumah sejak Kamis (26/8/2021).

Di hari itu, kata dia, dirinya sempat mengantarkan HK ke rumah teman perempuannya untuk belajar bersama.

"Pada Hari Kamis kemarin, saya yang mengantarkan langsung anak saya menggunakan motor ke rumah teman perempuannya yang tak jauh dari rumah," ujarnya saat ditemui tribun-timur.com di RSUD Barru, Sabtu (28/8/2021).

"Memang sebelum-sebelumnya anakku biasa pergi belajar bersama di sana sejak SD, karena mereka sekelas," ungkapnya.

Hingga Maghrib HK tak kunjung pulang ke rumah.

"Mulai dari situlah kami melakukan pencarian terhadap HK selama dua hari ini," bebernya.

"Setelah dua hari kita melakukan pencarian, barulah tadi pagi ia ditemukan oleh warga," ucapnya.

Setuju Autopsi

Keluarga HK juga telah menyetujui untuk dilakukan autopsi terhadap HK.

"Dari hasil koordinasi dengan pihak Polres akan dilakukan autopsi. Sayapun telah menyetujui untuk dilakukan aoutopsi terhadap anak saya," kata Batman.

Keputusan itu ia ambil karena ingin mengetahui pasti penyebab kematian anaknya.

"Takkala basah. Saya mau tuntaskan terkait persoalan ini," paparnya.

Korban sendiri diketahui bertempat tinggal di Dusun Bunne, Desa Kading, Kecamatan Tanete Riaja.

Ia ditemukan meninggal di semak-semak yang tak jauh dari kediamannya.

Pihaknya mengungkapkan bahwa saat ini belum tahu pasti penyebab HK meninggal.

"Kita berharap penyebab dari kejadian tersebut segera diungkap oleh pihak yang berwajib," harapnya.

"Karena ini kejadiannya tergolong tidak wajar," lanjutnya.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved