Breaking News:

Banjir Wajo

BPBD Wajo Rilis 5.607 Rumah Terdampak Banjir, Ada Juga Jembatan Penghubung Terputus

Di Kecamatan Penrang, jembatan penghubung di Desa Temmabarang dan Desa Padaelo terputus.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM/HARDIANSYAH ABDI
Bupati Wajo, Amran Mahmud meninjau lokasi banjir, Sabtu (28/8/2021). 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Setidaknya, ada 5.607 rumah yang terdampak banjir di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Sabtu (28/8/2021).

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wajo, ada 46 desa/kelurahan di 11 kecamatan.

Di Kecamatan Tanasitolo, yakni Desa Inalipu dan Desa Pajelele, serta ada 450 unit rumah terdampak banjir.

Di Kecamatan Tempe, yakni Kelurahan Atakkae, Kelurahan Maddukelleng, Kelurahan Salomenraleng, Kelurahan Laelo, Kelurahan Teddaopu, Kelurahan Siengkang, serta ada 1.060 unit rumah terdampak.

Di Kecamatan Sajoanging, yakni Desa Sakkoli ada 50 rumah terdampak.

Di Kecamatan Majauleng, yakni di Desa Liu ada 100 rumah terdampak.

Di Kecamatan Keera, yakni di Desa Ballere ada 302 rumah terdampak.

Di Kecamatan Gilireng, yakni di Kelurahan Gilireng dan Desa Mamminasae, sejumlah area persawahan warga terdampak.

Di Kecamatan Maniangpajo, yakni Kelurahan Tangkoli juga area persawahan terdampak.

Di Kecamatan Pammana, akses Jl Poros Sengkang-Bone di Desa Pallawarukka terputus.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved