Breaking News:

Banjir di Sulsel

Banjir Larompong Luwu Rendam 460 Rumah, 190 Hektare Sawah, dan 120 Hektare Tambak

Curah hujan yang cukup tinggi mengakibatkan empat desa terendam banjir.

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Hasriyani Latif
Kominfo Luwu
Bupati Luwu, Basmin Mattayang (tengah) mendatangi lokasi banjir di perbatasan Desa Dadeko-Desa Temboe, Kecamatan Larompong Selatan, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Sabtu (28/8/2021). 

TRIBUNLUWU.COM, LAROMPONG SELATAN - Banjir di Kecamatan Larompong dan Kecamatan Larompong Selatan, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, menimbulkan kerugian bagi masyarakat setempat.

Selain merendam rumah penduduk, air juga meluap ke lahan persawahan dan tambak milik warga.

Bupati Luwu, Basmin Mattayang mengatakan bahwa curah hujan yang cukup tinggi mengakibatkan empat desa terendam banjir.

Yakni Desa Dadeko, Desa Temboe, Desa Sampano di Kecamatan Larompong Selatan dan Desa Rantebelu di Kecamatan Larompong.

"Berdasarkan assesment sementara BPBD, ada empat desa yang terendam banjir," kata Basmin saat memantau banjir di Desa Temboe, Sabtu (28/8/2021).

Musibah ini, kata Basmin, menyebabkan 460 unit rumah terendam.

Juga 4 unit tempat ibadah, 4 sekolah, dan kantor desa.

Masyarakat juga diperkirakan gagal panen akibat 190 hektare sawah dan 120 hektare tambak ikut terendam.

"Tim dari BPBD masih terus melakukan pendataan terkait jumlah kerusakan dan kerugian materi masyarakat," ujar bupati dua periode.

"Kepada masyarakat yang terdampak agar bersabar menghadapi musibah ini, Insya Allah secepatnya pemerintah akan menyalurkan bantuan," tuturnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved