Breaking News:

Banjir di Sulsel

Banjir Landa 43 Desa di 11 Kecamatan, Bupati Wajo Keliling ke Lokasi Banjir

Hujan deras yang melanda Kabupaten Wajo sejak Jumat (27/8/2021) malam, hingga Sabtu (28/8/2021) pagi.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/HARDIANSYAH ABDI
Bupati Wajo, Amran Mahmud meninjau lokasi banjir, Sabtu (28/8/2021). 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Hujan deras yang melanda Kabupaten Wajo sejak Jumat (27/8/2021) malam, hingga Sabtu (28/8/2021) pagi, mengakibatkan banjir dan tanah longsor.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wajo mencatat, ada 43 desa dan kelurahan dari 11 kecamatan di Wajo terendam banjir, dan beberapa di antaranya disertai longsor.

"Data sementara yang masuk, saat ini ada 43 desa dan kelurahan di 11 kecamatan yang dilanda banjir," kata Bupati Wajo, Amran Mahmud.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Wajo terus mendata sambil melakukan evakuasi di titik-titik lokasi yang terendam banjir.

"Pendataan dan evakuasi masih berjalan. Kita maksimalkan jumlah personel yang dimiliki untuk pelaksanaan evakuasi dan penanganan di titik banjir dan longsor yang dinilai prioritas," katanya.

Selain pendataan, Tim TRC BPBD Wajo bersama tim terpadu juga telah melakukan upaya evakuasi ke wilayah-wilayah yang membutuhkan penanganan cepat.

Di antaranya, membantu salah satu warga yang rumahnya terseret banjir di Desa Sakkoli, Kecamatan Sajoanging.

Serta mengevakuasi warga yang mengungsi di Desa Alausalo, Kecamatan Gilireng.

"Di Desa Alausalo, ketinggian banjir sangat tinggi sehingga ada beberapa kepala keluarga mengungsi mandiri. Tapi, kita sudah mengirim tim ke sana termasuk bantuan perahu untuk membantu mengevakuasi warga yang akan mengungsi," katanya.

Begitupun, kata dia, mengirim tim melakukan evakuasi ke Desa Ujung Pero, Kecamatan Sabbangparu, akibat tanggul jebol serta ke Desa Benteng, Kecamatan Penrang.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved