Breaking News:

Tribun Parepare

Wali Kota Parepare Bangunan Masjid Terapung BJ Habibie, Terindah di Sulsel

Taufan Pawe mengatakan dengan hadirnya masjid terapung tersebut akan berdampak pada sektor perekonomian

Penulis: Darullah | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/DARULLAH
Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe lakukan pemancangan tiang pertama pada pembangunan masjid terapung Bj Habibie, Rabu (25/8/2021). 

TRIBUNPAREPARE.COM, PAREPARE - Wali kota Parepare, HM Taufan Pawe lakukan pemancangan tiang pertama  pembangunan masjid terapung Bj Habibie, Rabu (25/8/2021).

Masjid terapung Bj Habibie tersebut berlokasi di Jl Mattirotasi, Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, Sulsel.

Dibunyikannya sirine proyek, menandakan dimulainya pemancangan tiang pertama masjid dengan kapasitas seribu jamaah ini.

Dalam hal ini, Taufan Pawe mengatakan dengan hadirnya masjid terapung tersebut akan berdampak pada sektor perekonomian masyarakat Parepare.

"Hadirnya masjid terapung yang benar-benar terapung ini memiliki multiplier effect," ujarnya kepada Tribuntimur.com pasca kegiatan.

"Kita akan buat space kuliner, sehingga dapat menambah perekonomian masyarakat kita," kata Taufan Pawe.

Ketua DPD I Golkar Sulsel ini mengungkapkan, kehadiran masjid terapung itu merupakan suatu bukti bahwa masyarakat Parepare selangkah menuju peradaban yang lebih modern dan religius.

Masjid terapung itu juga menyematkan nama besar BJ Habibie sebagai sosok dan tokoh religius yang lahir dan besar di Kota Parepare sebagai sumber inspirasi Taufan Pawe dalam membangun kota kelahirannya.

"BJ Habibie memang sosok pribadi yang religius. Jadi saya wujudkan sebagai suatu simbol yang Insyaallah termegah di Sulawesi Selatan," ungkap Taufan.

Masjid yang dibangun menggunakan anggaran Dana Insentif Daerah (DID) sebagai reward dari Pemerintah Pusat atas prestasi Pemkot Parepare ini, kini menambah deretan ikon religi setelah pembangunan Taman Syariah sebagai simbol Parepare Kota Santri dan Ulama.

Plt Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Parepare, Samsuddin Taha menguraikan pembangunan masjid yang terletak dipesisir Pantai Mattirotasi ini menelan anggaran sebesar Rp 28.920.158.000.

Dana tersebut bersumber dari dana Dana Intensif Daerah (DID) yang akan dikerjakan selama 160 hari kalender atau sampai dengan 29 Desember 2021.

Masjid ini berdiri diatas laut, kata Samsuddin, disini ada 300 titik pancang tiang dan bangunan masjid berdiri diatas laut sejauh 85 meter dari tanggul Pantai Mattirotasi serta mampu menampung 1000 orang jamaah.

Dengan rincian dari 1000 jamaah itu pada bangunan utama sebanyak 700 orang, sementara 300 jamaah untuk  pelataran masjid terapung Bj Habibie.

Jika selesai, masjid ini bakal menjadi masjid terindah di Sulsel.

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved