Breaking News:

Tribun Luwu Utara

Korban Tenggelam Pincara Terbalik di Sungai Rongkong Ditemukan Nelayan, Begini Kronologinya

Abdul Latif menjelaskan, sekitar pukul 14.00 Wita, Tamrin hendak memasang pancing ikan di sekitar Sungai Rongkong.

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Saldy Irawan
Tribun Timur
Proses evakuasi mayat Fivo (10), korban pincara terbalik di Sungai Rongkong, Luwu Utara, Sulsel. 

TRIBUNLUTRA.COM, MALANGKE BARAT - Kronologis penemuan mayat korban pincara terbalik di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Kapolsek Malangke Barat, Iptu Abdul Latif, mengatakan, korban ditemukan oleh nelayan.

Nelayan tersebut adalah Tamrin, asal Dusun Tokatapi, Desa Cenning, Kecamatan Malangke Barat, Luwu Utara.

Abdul Latif menjelaskan, sekitar pukul 14.00 Wita, Tamrin hendak memasang pancing ikan di sekitar Sungai Rongkong.

Tepatnya di wilayah perbatasan Dusun Layar Putih, Desa Wara, Kecamatan Malangke Barat dengan Desa Salu Pao, Kecamatan Lamasi Timur, Kabupaten Luwu.

Tiba-tiba Tamrin melihat mayat mengapung di pinggir sungai.

"Pada saat hendak mengevakuasi mayat tersebut, kondisi arus air sangat deras dan dia (Tamrin) hanya seorang diri," kata Abdul Latif.

"Sehingga dia sengaja menghanyutkan mayat ke tempat yang tidak deras arasunya, lalu kembali ke kampung menyampaikan kepada warga," katanya.

Mayat kemudian dievakuasi oleh tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Utara.

"Jasad korban dimasukkan ke kantong mayat dan dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan, kondisi mayat sudah mengeluarkan bau," tuturnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved