Breaking News:

Tribun Kampus

Tim PkM UNM Uji Coba Robot Pengaduk Gabah Kering di Desa Lempangeng Gowa 

Mulai dari tahap perancangan, pemilihan bahan dan komponen, sampai proses perakitan dan ujicoba.

Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan
tribun
Tim Program Kemitraan Masyarakat (PkM) terapkan inovasi robot pengaduk gabah kering di di Desa Lempangang Gowa. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tim Program Kemitraan Masyarakat (PkM) Dosen dari Universitas Negeri Makassar membuat inovasi robot pengaduk gabah kering.

Inovasi tersebut diujicobakan melalui pengabdian kepada masyarakat ke kelompok tani di Desa Lempangang Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa.

Tim PkM ini diketuai oleh Prof. Dr. Purnamawati M.Pd menghadirkan Kepala Desa Lempangang, Aparat Desa, dan sejumlah petani di “Balla Rewako”.

Prof. Dr. Purnamawati M.Pd mengatakan, robot tersebut dibuat kurang lebih dua bulan.

Mulai dari tahap perancangan, pemilihan bahan dan komponen, sampai proses perakitan dan ujicoba.

"Diawal proses pembuatan robot terutama pemilihan bahan dan proses pemotongan turut dibantu oleh beberapa mahasiswa," ucap Purnawati kepada tribun-timur.com, Selasa (24/8/2021).

Ia menjelaskan, robot tersebut dapat bergerak menyerupai sebuah mobil dengan menggunakan remot sebagai pemicunya. 

"Sesekali robot bergerak maju, mundur, belok kiri dan belok kanan untuk meratakan dan mengaduk permukaan gabah yang dikeringkan," jelasnya.

 Demonstrasi pengoperasian alat dalam hal ini robot pengaduk gabah kering yang langsung diperagakan oleh Muhammad Akil.

Secara umum robot yang dibuat dapat berjalan dengan lancar dan meratakan gabah yang dijemur, sesekali nampak lengan robot (pengaduk) tersangkut pada terpal yang digunakan untuk menjemur gabah.

Pengabdian kepada masyarakat ini dihadiri oleh Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UNM Prof. Dr. Usman Mulbar, M.Pd. 

Usman Mulbar bilang, banyak kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan UNM.

"Salah satunya kegiatan yang sangat bermanfaat untuk para petani khususnya  penerapan teknologi dalam melaksanakan aktivitasnya," ujarnya.

Kepala Desa Lempangang H. Bohari Amin, SE mengungkapkan rasa syukurnya karena telah didatangi oleh Tim Pengabdi dari Dosen UNM.

 “Barusan desa kita ini didatangi langsung oleh professor sebelumnya belum pernah," katanya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved