Breaking News:

Tribun Enrekang

Lebih 200 Orang Ikuti Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua di Mako Kodim 1419 Enrekang

Antusias warga berdatangan dari berbagai tempat untuk mendapatkan vaksinasi di Makodim 1419 Enrekang.

Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/MUH ASIZ ALBAR
Suasana Vaksinasi tahap kedua di Mako Kodim 1419 Enrekang. 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kabupaten dan TNI/Polri dalam menurunkan angka Covid-19 di Kabupaten Enrekang.

Kasus Covid-19 di Enrekang sendiri memang masih sangat meninggi, dalam tiga hari terakhir ada 33 kasus baru yang tercatat.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan terus menerus menggalakkan vaksinasi untuk memperkuat antibodi masyarakat melawan Covid-19.

Seperti yang dilakukan oleh Dinkes Enrekang kerjasama dengan Kodim 1419 Enrekang yang melaksanakan vakasinasi tahap kedua di Mako Kodim 1419 Enrekang,, Selasa (24/8/2021) pagi.

Antusias warga yang berdatangan dari berbagai tempat untuk mendapatkan vaksinasi di Makodim 1419 Enrekang.

Danramil 1419-02/Enrekang, Kapten Abdul Gani selaku penanggungjawab kegiatan mengatakan, khusus hari ini sebanyak 21 vial vaksin Sinovac disiapkan bagi masyarakat Enrekang.

Menurutnya, 21 vial vaksin Covid-19 ini bisa mengcover hingga 210 orang. 

Masyarakat yang mendapat vaksinasi ini adalah hasil pendataan masing-masing Danramil.

"Jadi masyarakat ini berasal dari berbagai tempat di Enrekang. Hasil pendataan dari Danramil diambil dari setiap desa dan Kelurahan. Saat ini sudah lebih 200 orang yang divaksin kedua hari ini," kata Abdul Gani pada TribunEnrekang.com, Selasa (24/8/2021) pagi.

Banyaknya masyarakat yang ingin divaksin kadang tak seimbang dengan jumlah vaksin yang disiapkan oleh Dinas Kesehatan Enrekang.

Kepala Dinas Kesehatan, Sutrisno sendiri mengatakan, masyarakat memang sangat antusias untuk mendapatkan vaksinasi

Hanya saja, memang pihaknya terkendala oleh ketersediaan vaksin. Sebab, alokasi vaksin tergantung dari droping Dinkes Sulsel.

"Antusiasme masyarakat memang besar. Hanya saja memang kendala kita ya stok vaksin yang terbatas," ujarnya.

"Semoga nanti bisa banyak drop vaksin yang masuk agar bisa cover semua masyarakat," tuturnya (tribunenrekang.com)

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, @whaiez

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved