Breaking News:

Tribun Jeneponto

Baru 13 Persen Warga Jeneponto Sudah Divaksin Covid

Pemerintah Daerah (Pemda) Jeneponto, Sulawesi Selatan mengakui bahwa masih banyak masyarakat yang tidak ingin divaksin Covid-9.

Penulis: Muh Rakib | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/MUH RAKIB
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Mustaufiq 

TRIBUN-TIMUR.COM, JENEPONTO - Pemerintah Daerah (Pemda) Jeneponto, Sulawesi Selatan mengakui bahwa masih banyak masyarakat yang tidak ingin divaksin Covid-9.

Terbukti pada program kebut vaksinasi dua pekan lalu dilaksanakan dan tidak seberapa masyarakat Jeneponto yang mengikuti vaksinasi.

Meski pihak pemerintah terus melakukan sosialisasi tetapi nyatanya hingga saat ini masyarakat Jeneponto belum cukup 20 persen yang divaksin.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Kabag Protpim) Mustaufiq, yang juga merupakan juru bicara Bupati Jeneponto angkat bicara.

Ia mengatakan, nyatanya kebut vaksinasi berjalan lambat karena masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjalani vaksin.

"Dua pekan berjalan kebut vaksinasi rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pelaksanaan vaksinasi covid-19 di Jeneponto," ujar saat di konfirmasi via whatsapp, Senin (23/8/2021) siang.

Lanjutnya, seluruh masyarakat Jeneponto baru 13 persen warga yang sudah menjalani vaksinasi.

"Saat ini yang baru mencapai 13 persen secara keseluruhan jumlah sasaran masyarakat wajib vaksin," tambahnya.

Ia juga mengakui bahwa kurangnya kesadaran masyarakat untuk mengikuti vaksinasi dengan membentuk kekebalan tubuh secara kelompok.

Untuk mengantisipasi atau mempercepat vaksinasi, pemerintah daerah kembali mengedukasi masyarakat akan pentingnya vaksinasi.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved