Breaking News:

Tribun Makassar

Tak Bisa Cari Pasien Covid-19, Danny Pomanto Bakal Copot Lurah 'Pembangkang' di Makassar

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto memastikan bakal mengganti lurah yang tidak mau mengikuti program Pemerintah Kota Makassar.

Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/IKHSAN
launching Kapal Pelni KM Umsini, sebagai Isolasi Apung Terpadu di dermaga Pelabuhan Soekarno-Hatta, Kecamatan Wajo, Makassar, Senin (2/8/2021) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Danny Pomanto memastikan bakal mengganti lurah yang tidak mau mengikuti program Pemerintah Kota Makassar.

Salah satunya tidak ingin memantau para pasien Covid-19 tanpa gejala di wilayah masing-masing mengikuti isolasi apung.

Apalagi Danny telah menugaskan para lurah agar aktif memantau warganya yang terinfeksi Covid-19

Para lurah mencari satu warganya yang OTG dibawa ke KM Umsini menjalani isolasi, minimal 1 pasien setiap hari.

"Semestinya satu hari 153 orang, ini sudah satu minggu baru 59," ujar Danny saat ditemui, Minggu (22/8/2021).

Sehingga Danny mengumumkan, bagi siapapun yang ingin menjadi lurah harus mengikuti programnya bersama Wakilnya Fatmawati Rusdi.

"Sekarang saya sudah bikin pengumuman, siapa yang mau jadi lurah bisa laksanakan itu, saya kasih lurah dia. Siapa pun yang mau jadi lurah yang penting pangkatnya oke dan dia bisa bawa 1 orang perhari," katanya

"Intinya perluasan wilayah kemampuan komunikasi, bagaimana orang yakin dengan mereka. Inikan berarti mereka tidak mau kerja," lanjutnya.

Ia pun menegaskan, jika pihaknya menghargai keputusan para lurah yang tidak mau mengikuti perintah Danny-Fatma.

"Kita hargai kalau dia tidak mau ikuti perintah Danny Fatma, kita hargai itu sampai selesai kalau dia tidak mau ikuti kita," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved