Breaking News:

Tribun Luwu Utara

Kesaksian Kakek Muksin Selamat dari Insiden Pincara Terbalik di Luwu Utara

Pincara atau perahu penyebrangan yang memuat 21 penumpang di Desa Beringin Jaya, Luwu Utara terbalik di Sungai Rongkong.

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/CHALIK MAWARDI
Warga Dusun Melati, Desa Beringin Jaya, Kecamatan Baebunta Selatan, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Muksin (68). Ia merupakan salah satu korban pincara terbalik di Luwu Utara yang selamat 

TRIBUNLUTRA.COM, BAEBUNTA SELATAN - Duka masih menyelimuti warga Dusun Melati, Desa Beringin Jaya, Kecamatan Baebunta Selatan, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Insiden pincara atau perahu penyebrangan yang memuat 21 penumpang di kampung mereka terbalik pada Selasa (17/8/2021) pagi.

Akibat insiden itu, satu orang ditemukan meninggal tiga hari setelah kejadian dan satu masih hilang.

Salah satu korban selamat dalam insiden tersebut adalah Muksin (68).

Muksin selamat setelah hanjut sekitar satu kilometer lebih di Sungai Rongkong.

Pagi itu, Muksin dan rombongan hendak ke kampung sebelah menghadiri acara hakikah keluarga.

Saat hendak menyeberangi Sungai Rongkong, pincara yang mereka tumpangi tidak mampu melawan arus sungai yang deras.

"Ketika itu debit air naik dan arusnya kencang," katanya.

Karena terbawa arus, pincara menghantam tiang bekas jembatan gantung, lalu terbalik dan tenggelam.

"Sebenarnya kalau hari-hari biasa tidak apa lewat di situ, karena ini air naik sehingga pincara tidak sanggup untuk melawan arus dan terbentur di tiang jembatan lalu terbalik," kata Muksin, Sabtu (21/8/2021).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved