Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Makassar

5 Warganya Isolasi di KM Umsini, Camat Biringkanaya: Isolasi Apung Lebih Baik dari Isolasi di Rumah

"Total warga kami yang sudah melakukan isolasi disana (KM Umsini) sebanyak 10 orang, sisa 5 orang yang masih menjalani," kata Syahrum.

Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan
Istimewa/Camat Biringkanaya
Camat Biringkanaya Syahrum Maukaradde 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Wali Kota Makassar Danny Pomanto terus menggenjot penanggulangan covid-19 di Makassar.

Salah satu program yang kini di massifkan adalah melakukan pelaksanaan isolasi apung di KM Umsini, yang saat ini mengapung di kawasan Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar.

KM Umsini ini dikhususkan bagi para warga yang terpapar dengan status tanpa gejala atau orang tanpa gejala.

Untuk memudahkan pelayanan, Pemkot Makassar saat ini menggerakkan aparat Kecamatan hingga Kelurahan melakukan sosialisasi, sekaligus menawarkan pelayanan isolasi bagi masyarakat yang terpapar covid-19.

Terkait dengan pelayanan isolasi apung di KM Umsisni, Camat Biringkanaya, Syahrum Makuradde mengatakan saat ini warga Biringkanaya yang sedang menjalani isolasi apung sebanyak 5 orang.

Sebelumnya sudah selesai menjalani isolasi sebanyak 10 orang.

"Total warga kami yang sudah melakukan isolasi disana (KM Umsini) sebanyak 10 orang, sisa 5 orang yang masih menjalani," kata Syahrum, (Sabtu (21/8/2021)

Ia menjelaskan dengan isolasi di KM Umsini, tentu penanganannya jauh lebih baik dibandingkan dengan isolasi mandiri di rumah, pasalnya di lokasi isolasi ini telah disiagakan tenaga kesehatan.

"Di Umsini lebih baik dibandingkan di rumah, karena ada nakes. Tapi ini kembali lagi ke warga, kami hanya menawarkan jika berminat kami akan fasilitasi perjalanan dari rumah hingga ke KM Umsini," ujarnya
 

Data yang dhimpun tribun-timur.com, saat ini sudah ada sekitar 100 pasien yang diisolasi di kapal milik PT Pelni itu.

Mereka merupakan rujukan dari 47 puskesmas se- Kota Makassar. Sebagian besar dari pasien itu terjangkit virus corona lewat klaster keluarga.

Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto alias Danny Pomanto mengatakan, pasien Covid-19 tanpa gejala di kapal itu akan menjalani program isolasi paling lama 10 hari.

“Isolasi apung terpadu menghadirkan konsep recovery, training motivasi serta olahraga dan rekreasi. Konsep ini di padukan agar tidak ada kejenuhan selama masa isolasi yang tentunya dalam pengawasan dan pendampingan tenaga medis,” kata Danny

Danny menuturkan, paket yang diberikan kepada tiap peserta yakni masker, vitamin dan jus tradsar.

Jus tradsar merupakan minuman herbal khas Makassar yang telah memiliki izin BPOM dan dipercaya dapat mengobati Covid-19.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved