Breaking News:

Pendaki Wafat di Bawakaraeng

'Izin Cuma Duduk-duduk di Kaki Gunung', Vivi Nangis Dapat Kabar Anaknya Wafat di Gunung Bawakaraeng

Update Pendaki wafat di Bawakaraeng, Vivi Desi Yulianita kaget saat dapat kabar salah satu dari 3 pendaki yang meninggal di Gunung Bawakaraeng anaknya

Editor: Mansur AM

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Kabar duka itu datang tak terduga.

Sosok Vivi Desi Yulianti tak menyangka Steven anaknya yang masih berusia 21 tahun salah satu dari tiga korban wafat saat mendaki Gunung Bawakaraeng dalam rangka mengibarkan Bendera Merah Putih di puncak.

Kepada wartawan, ia menceritakan detik-detik saat anaknya minta izin untuk bersantai di kaki Gunung Bawakaraeng.

Update berita terbaru soal evakuasi Pendaki Gunung Bawakaraeng yang tersesat via: 3 Pendaki Wafat di Gunung Bawakaraeng

Sosok Vivi Desi Yulianita (41) tak berhenti menangis saat dapat kabar putranya salah satu dari tiga korban pendaki yang meninggal di Gunung Bawakaraeng.

Vivi Ibu Stiven, korban pendaki yang meninggal dunia di Gunung Bawakaraeng, Rabu (18/8/2021) petang.
Vivi Ibu Stiven, korban pendaki yang meninggal dunia di Gunung Bawakaraeng, Rabu (18/8/2021) petang. (tribun-timur)

Ibu lima anak ini tak menyangka Steven (21) putranya pergi begitu cepat.

Padahal Vivi Desi Yulianita sudah melarang anaknya naik mendaki.

Namun sang anak akhirnya diizinkan karena menyampaikan hanya duduk-duduk di kaki Gunung Bawakaraeng bersama teman-temannya.

Ia tak menyangka saat minta izin itulah pertemuan terakhir dengan buah hatinya.

Sebenarnya, pemerintah Kabupaten Gowa sudah melarang pendaki ke puncak Gunung Bawakaraeng.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved