Tribun Sinjai

23 Pegawai BPBD Sinjai Positif Covid-19

Jumlah terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan terus bertambah.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/SYAMSUL BAHRI
Posko BPBD Sinjai 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA - Jumlah terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan terus bertambah.

Saat ini terdapat 23 pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sinjai positif covid-19.

Mereka pun melakukan isolasi mandiri di rumah.

"Ada 23 orang pegawai yang positif covid-19 di kantor kami dan mereka ini isolasi mandiri," kata Kepala Kesiapsiagaan BPBD Sinjai, Octave Amier kepada tribunsinjai.com, Kamis (19/8/2021).

Sementara Dinas Kesehatan Sinjai menyampaikan jumlah terkini penderita covid-19.

Saat ini total warga yang terkonfirmasi 344 orang.

3.231 orang total positif, sedangkan 2.845 orang telah sembuh.

Sebanyak 42 orang meninggal dunia.

Terbanyak pasien positif covid-19 berasal dari Kecamatan Sinjai Utara, sebanyak 1.605 orang positif, sembuh 1.445 orang, meninggal 11 orang.

Kecamatan Sinjai Timur 459 orang positif, 419 sembuh dan meninggal dunia 7 orang.

Kecamatan Tellulimpoe, positif 240 orang, 190 orang sembuh dan 5 meninggal dunia.

Kecamatan Pulau Sembilan 69 orang positif, sembuh 51 orang.

Kecamatan Bulupoddo sebanyak 106 orang positif dan 93 orang sembuh, 4 orang meninggal dunia.

Kecamatan Sinjai Tengah 174 orang positif dan sembuh 163 orang, meninggal dunia 1 orang.

Kecamatan Sinjai Barat 215 orang positif, sembuh 159 orang, dan meninggal dunia orang 5 orang.

Kecamatan Sinjai Selatan 295 orang positif dan sembuh 265 orang sembuh, dan 7 orang meninggal dunia.

Kecamatan Sinjai Borong 68 orang positif dan 60 orang sembuh, dan 2 orang meninggal dunia.

Bone Satu-satunya Daerah Zona Kuning

Peta risiko Covid-19 di Sulawesi Selatan mengalami perubahan.

Dilansir laman covid19.go.id, Rabu (18/8/2021) pukul 23.00 Wita,  peta risiko Covid-19 di Sulsel didominasi zona orange atau sedang dengan 12 daerah.

Diikuti 11 daerah masuk zona merah atau tinggi.

Dan zona kuning atau rendah hanya 1 daerah.

Zona Merah terjadi di Makassar, Pangkep, Parepare, Pinrang, Enrekang, Tana Toraja, Palopo, Luwu Utara, Luwu Timur, Bulukumba dan Wajo.

Sementara zona orange terjadi di Gowa, Takalar, Jeneponto, Sinjai, Barru, Soppeng, Maros, Sidrap, Bantaeng, Luwu, Toraja Utara, dan Kepulauan Selayar.

Dan satu-satunya zona kuning adalah Bone yang berhasil turun dari zona orange ke zona kuning.

Gowa, Takalar dan Soppeng berhasil turun dari zona merah menjadi zona orange.

Bandingkan pada Rabu (11/8/2021) pukul 21.30 Wita,  peta risiko Covid-19 di Sulsel didominasi zona orange atau sedang dengan 15 daerah.

Dan sisanya sembilan daerah masuk zona merah atau tinggi.

Zona Merah terjadi di Makassar, Gowa, Takalar, Pangkep, Parepare, Soppeng, Tana Toraja, Palopo dan Luwu Utara.

Sementara Zona Oranye terjadi di Jeneponto, Enrekang, Sinjai, Barru, Maros, Sidrap, Pinrang, Bantaeng, Bone, Wajo, Luwu, Bulukumba, Toraja Utara, Luwu Timur dan Kepulauan Selayar.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved