Breaking News:

BPSDM Sulsel

SMPN 2 Kesu Toraja Utara Kembangkan Pembelajaran Berbasis Website

SMPN 2 Kesu Toraja Utara memilih dan mengembangkan pengelolaan pembelajaran berbasis internet (website) sebagai ciri khas pembelajaran abad 21. 

Editor: Suryana Anas
SMPN 2 Kesu
SMPN 2 Kesu Toraja Utara memilih dan mengembangkan pengelolaan pembelajaran berbasis internet (website) 

LEARNING MANAGEMENT SYSTEM (LMS) Di SMP NEGERI 2 KESU’ TORAJA UTARA BERBASIS WEBSITE

(Habituasi & Aktualisasi Pembelajaran Merdeka Belajar di Abad 21)

Merdeka belajar adalah kemandirian dan kemerdekaan sekolah dalam menentukan sendiri cara terbaik dalam Proses Pembelajarannya (Ngadiem; Kompas.com - Tanggal , 27/08/2020). 

Hal berarti bahwa memilih proses pembelajaran terbaik adalah kewenangan penuh bagi pihak sekolah.

Pihak sekolah lah yang memilih segala hal yang terkait dengn proses belajar-mengajar di sekolah, seperti materi, metode, media, sumber belajar, evaluasi, dan lain-lain.

Menyikapi hal di atas, SMPN 2 Kesu Toraja Utara memilih dan mengembangkan pengelolaan pembelajaran berbasis internet (website) sebagai ciri khas pembelajaran abad 21. 

Tujuannya adalah agar guru bersama siswa memiliki kemandirian dalam proses belajar-mengajar dengan memanfaatkan teknologi internet

Oleh karena itu, baru-baru ini SMP Negeri 2 Kesu’ Toraja Utara melakukan kegiatan Pelatihan Pembuatan LMS Berbasis Website secara daring dengan nara sumber / fasilitator yaitu Badrullah, SPd, MPd, PhD (Editor in Chief Jurnal Sipatokkong BPSDM Sulsel). Berdasarkan rilis yang di terima Senin, 16/08/2021

Dalam kegiatan ini, Kepala SMP Negeri 2 Kesu’ Toraja Utara yakni Dra. Yosia Simuruk, MM., berharap agaar guru dan tenaga kependidikan di sekolahnya memperoleh tambahan pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan pembelajaraan (LMS) berbasis website.

Dalam LMS yang berbasis website, kepala sekolah, guru, siswa bahkan orang tua siswa berada dalam satu aplikasi yang sama.

Dalam LMS ini pula, berbagai menu dapat dimanfaatkan antara lain, converence, materi, tugas, forum diskusi, tes, dan lain-lain.

Oleh karena itu, Guru dapat mendesain pembelajaran layaknya seperti di dalam kelas. Sementara itu, Kepala sekolah sebagai pemilik akun manajer dapat melakukan monitoring aktivitas guru dan siswa secara keseluruhan tanpa harus mengetahui/meminta akun dari masing-masing guru dan siswa.

Karena LMS tersebut berbasis Website, maka hal pertama yang dilakukan adalah membuat website sekolah.

Yosia Simuruk sebagai kepala sekolah menginisiasi pembuatan website sekolahnya meskipun masih dalam tampilan yang sangat sederhana.

Akhirnya kerja keras dari kepala sekolah beserta seluruh Pendidik dan Tenaga Kependidikan di sekolah tersebut membuahkan hasil, yaitu terwujudnya website dan LMS. Website SMP Negeri 2 Kesu’ Toraja Utara dapat diakses melalui tautan: http://smpnegeri2kesutorut.sch.id/ .   
Di dalam Website tersebut, guru dan siswa dapat mengakses LMS di menu LMS, atau dapat pula mengakses di tautan: http://smpnegeri2kesutorut.sch.id/lms/login/index.php.
Website dan LMS tersebut hingga kini masih dalam proses pengembagan. Salah satu kendala yang dihadapi oleh guru adalah dari segi jaringan dalam melakukan akses internet. 

Oleh karena itu, mereka sangat mengharapkan kepada pemerintah daerah dan pihak provider bekerjasama dalam peningkatan kualitas jaringan internet di sekitar sekolah pada khususnya, dan di Toraja Utara pada umumnya. (*)

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved