Breaking News:

Virus Corona

Tanda-tanda Pasien Covid-19 yang Alami Kondisi Memburuk Saat Isolasi Mandiri

Meski kasus Covid-19 sejak diberlakukannya PPKM darurat mengalami penurunan, namun masih saja cukup banyak warga terpapar Covid-19

Editor: Muh. Irham
Kolase Foto tribunStyle dan TribunnewsMaker
Ilustrasi virus corona 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kasus terpapar Covid-19 di Indonesia masih terbilang tinggi. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan RI per hari ini, Minggu (15/8/2021), terdapat tambahan 20.813 kasus baru.

Meski kasus Covid-19 sejak diberlakukannya PPKM darurat mengalami penurunan, namun masih saja cukup banyak warga terpapar Covid-19. Kasus kematian Covid-19 juga masih terjadi.

Begitu pula pasien Covid-19 dengan gejala berat, ringan, maupun sedang masih saja ditemukan di sejumlah daerah di Indonesia.

Pasien dengan gejala ringan yang melakukan isolasi mandiri atau isoman juga terus diingatkan untuk tetap memperhatikan kesehatannya.

Para pasien terpapar covid-19 tanpa gejala ataupun gejala ringan biasanya melakukan isolasi mandiri (isoman).

Ya, isoman sendiri sangatlah penting guna mengurangi penyebaran virus corona.

Umumnya, isolasi mandiri dilakukan selama 10-14 hari.

Melansir Tribunnews.com, apabila tubuh mulai merasakan gejala Covid-19, sebaiknya atur jadwal untuk tes PCR di fasilitas kesehatan terdekat dan melakukan isolasi mandiri.

Meski begitu dalam pelaksanaan isolasi mandiri, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan pasien saat menjalani isolasi mandiri.

Salah satunya gejala keparahan yang bisa terjadi kapan saja.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved