Tribun Selayar

Diterjang Gelombang Tinggi dan Angin Kencang, KLM Alam Damai Tenggelam di Kalaotoa Selayar

Kapal ini dinahkodai oleh Sumarling (34). Sedang ABK bernama Syamsuddin (37), Udin (31) dan Ibrahim (31). 

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Saldy Irawan
handover
Warga mengamati KLM Alam Damai tenggelam di Pelabuhan Latokdok, Desa Kalao Toa Kecamatan Pasi'lambena, Kepulauan Selayar, Sabtu (14/8/2021) (ist). 

TRIBUNSELAYAR.COM, KEPULAUAN SELAYAR- Kapal Layar Motor (KLM) Alam Damai tenggelam di Pelabuhan Latokdok, Desa Kalao Toa Kecamatan Pasi'lambena, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Peristiwa tenggelamnya kapal tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 Wita dinihari, Sabtu (14/08/21).

Awalnya nahkoda kapal tersebut memarkir di sekitar Pelabuhan Latokdok lalu mereka bersama Anak Buah Kapal (ABK) meninggalkan kapal itu ke di Kampung Tadu, Pulau Kalotoa.  

Dilaporkan bahwa area Pelabuhan Latokdok diterjang angin kencang dan gelombang tinggi saat peristiwa terjadi.  

Tali pengikat kapal tersebut terputus dari dermaga sehingga tenggelam.

" Kapal itu dihantam angin kencang dan gelombang tinggi dini hari tadi sehingga tenggelam," kata Kepala Unit Reserse dan Kriminal (Kanit Reskrim) Pasi'marannu, Bripka Fatullah kepada wartawan di Selayar.  

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Kapal ini dinahkodai oleh Sumarling (34). Sedang ABK bernama Syamsuddin (37), Udin (31) dan Ibrahim (31). 
   

Diungkap Fatullah bahwa kapal tersebut memuat kopra dari masyarakat setempat di Pelabuhan Latokdok dan ada juga dari Pulau Jampea.

Kopra ini rencananya dibawa berlayar ke Pelabuhan Benteng, Kota Selayar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved