Breaking News:

Tribun Bulukumba

Kades Lembanna Bulukumba Bantah Tudingan Korupsi Dana Desa: itu Tidak Benar

Bachtiar menuding, dugaan korupsi yang dilakukan oleh Asri ini diduga dilakukan pada tahun 2019 dan 2020.

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Saldy Irawan
Kades Lembanna Bulukumba Bantah Tudingan Korupsi Dana Desa: itu Tidak Benar
ilustrasi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Kepala Desa Lembanna, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), Asri, akhirnya angkat bicara terkait dengan tudingan korupsi anggaran dana desa (ADD).

Sebelumya, ia dilaporkan oleh Ketua BPD Desa Lembanna, Bachtiar.

Bachtiar menuding, dugaan korupsi yang dilakukan oleh Asri ini diduga dilakukan pada tahun 2019 dan 2020.

Dimana hampir semua anggaran pemberdayaan maupun fisik tidak sesuai dengan RKA.

“Jadi hampir semua itu dipotong, dengan cara memalsukan tanda tangan. Seperti Imam Masjid dengan honor Rp4,2 juta per tahun, tapi hanya menerima sebesar Rp1 juta,” ujarnya.

Selain Imam Masjid, kata Bachtiar, RT/RW juga mengalami pemotongan anggaran, dimana setiap pembayaran honor itu tidak menerima sesuai dari RKA. 

Ia juga mengatakan, jika uang pembayaran honor ini tidak diberikan sebagaimana mestinya.

Olehnya itu ia berharap, kasus dugaan korupsi yang dilakukan oleh kades Lembanna ini diproses guna menyelamatkan uang negara. 

Terkait dengan hal ini, Asri yang ditemui di Warkop Bang Andi, Jumat (13/8/2021), menjelaskan, bahwa tudingan itu tidaklah benar.

Buktinya selama penggunaan anggaran, tidak ada temuan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved