Tribun Wajo
Kasus Covid-19 Melonjak Terus, BOR Dua Rumah Sakit di Wajo di Atas 50%
Penyebaran kasus virus corona atau Covid-19 terus mengalami peningkatan drastis di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Penyebaran kasus virus corona atau Covid-19 terus mengalami peningkatan drastis di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
Dua rumah sakit milik pemerintah yang digunakan sebagai penyangga untuk merawat pasien Covid-19 kian sesak dan terancam penuh.
Di RSUD Lamaddukelleng Sengkang, pemerintah melakukan penambahan tempat tidur, yang semula hanya 32 kini menjadi 50 tempat tidur untuk pasien Covid-19.
Bed Occupancy Rate (BOR) di RSUD Lamaddukelleng mencapai 72%, sebab ada 32 pasien yang dirawat ditambah 4 pasien yang masih menunggu hasil uji swab.
Lalu, di RSUD Siwa, ada 8 tempat tidur yang disediakan dan saat ini terisi 4 tempat tidur.
Ada 2 pasien Covid-19 dan ada 2 lainnya yang masih menunggu hasil uji swab. Artinya, BOR RSUD Siwa mencapai 50%.
Angka tersebut cukup mengkhawatirkan, mengingat standar WHO untuk BOR yakni 60%.
"Ini memang cukup menghawatirkan, dan tentunya kita tetap waspada," kata Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo, Andi Sumange Alam, Kamis (12/8/2021).
Diketahui, kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Wajo saat ini mencapai 147 orang, dengan rincian 34 orang dirawat dan 113 orang menjalani isolasi mandiri.
Sejauh ini, total kasus Covid-19 secara keseluruhan di Kabupaten Wajo mencapai 1.212 orang.
Sebanyak 47 orang telah meninggal dunia dan 1.018 orang telah dinyatakan sembuh.
"Saat ini Wajo berstatus zona oranye dan sudah naik dari PPKM level 2 menjadi PPKM level 3 sebagaimana instruksi Mendagri nomor 32 tahun 2021 kemarin," katanya.
Sementara, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Wajo, Safaruddin, meminta masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan setiap beraktivitas di luar rumah.
"Mari terapkan protokol kesehatan 5 M, apalagi saat ini kasus Covid-19 terus melonjak dan varian Delta dan bahkan yang terbaru Delta plus, mari saling menjaga," katanya.
Menerapkan 5M yakni, memakai masker, rutin mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.
Selain itu, Safar juga meminta warga untuk melakukan vaksinasi Covid-19, untuk meningkatkan kekebalan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus corona.
"Jangan lengah, karena kita tidak tahu kapan gelombang pandemi akan berakhir, dan tentunya kita tetap mewaspadai varian baru Covid-19," kata kabid humas Dinas Komunikasi, Informasi, dan Statistik Kabupaten Wajo itu.
Update Corona Sulsel
Informasi terbaru terkait data update Covid-19 di Sulawesi Selatan dilansir data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di akun sosial media Twitter @BNPB_Indonesia, Rabu (11/8/2021).
Terlihat, provinsi dengan angka penambahan pasien terkonfirmasi terbanyak yakni, Jawa Tengah 4.980 pasien.
Diikuti Jawa Barat 3.174 pasien, Jawa Timur 2.885 pasien, Jakarta 1.957 pasien, Kalimantan Timur 1.843 pasien, DI Yogyakarta 1.510 pasien dan Sumatra Utara 1.472 pasien.
Sementara Sulawesi Selatan di angka 1.027 pasien. Angka itu naik dari sehari sebelumnya di angka 963 pasien
Dengan penambahan 1.027 pasien di Sulsel membuat angka kumulatif penambahan pasien terkonfirmasi tembus 94.150 orang.
Sementara untuk pasien sembuh naik 977 pasien. Angka tersebut naik dibandingkan sehari sebelumnya di angka 883 pasien.
Dengan penambahan 977 pasien sembuh di Sulsel membuat angka kumulatif penambahan pasien sembuh tembus 80.439 pasien.
Untuk pasien positif yang meninggal tambah 28 pasien, di angka 1.618 pasien.
Artinya, pasien aktif Covid-19 di Sulsel di angka 12.093 pasien.
Angka itu didapatkan dari angka komulatif pasien terkonfirmasi dikurangi angka kumulatif pasien sembuh, dikurangi lagi angka kumulatif pasien positif meninggal.
Sebanyak 12.093 pasien aktif tersebar di rumah Orang Tanpa Gejala (OTG) atau kontak erat yang isolasi mandiri.
Lalu beberapa dirawat di rumah sakit rujukan dan non rujukan di Sulsel.
Artinya rerata penambahan pasien Covid-19 di angka 949 pasien per hari.
Sementara angka pasien terkonfirmasi selama Agustus 2021 di angka 10.437 pasien.
Dimana penambahan pasien tertinggi terjadi pada (4/8/2021) dengan 1.243 pasien. Sementara penambahan terendah terjadi pada (2/8/2021) dengan 540 pasien.(*)