Breaking News:

Tribun Bulukumba

Ketua BPD Laporkan Kades Lembanna Bulukumba ke Kejaksaan, Diduga Korupsi Dana Desa

Ketua BPD Desa Lembanna Kabupaten Bulukumba melaporkan Kades Lembanna ke Kejaksaan Negeri (Kejaksaan) Bulukumba.

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Suryana Anas
Grafis Tribunlampung.co.id/Dodi Kurniawan
Ilustrasi korupsi 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Lembanna, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, H Bachtiar, melaporkan Kades Lembanna AS, ke Kejaksaan Negeri (Kejaksaan) Bulukumba.

Laporan itu disinyalir karena adanya dugaan korupsi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) oleh AS.

Laporan ini disampaikan oleh Pihak Kejari Bulukumba di Kajang.

AS dilaporkan terkait dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan ADD/ Bantuan Dana Desa (BDD) Desa Lembanna tahun 2019-2020, berdasarkan surat perintah penyidikan kepala Cabang Kejaksaan Negeri Bulukumba di Kajang Nomor : PRINT-01/P.4.22.6.4/Fd/06/2021 tanggal 25 Juni 2021.

Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Bulukumba di Kajang, Erwan Budi Herianto, membenarkan laporan dari Ketua BPD Desa Lembanna tersebut. 

Ia menyampaikan, saat ini sudah sampai pada tahap penyidikan dan telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

“Kami rasa keterangan sudah cukup, dan kami akan lakukan pemeriksaan lapangan oleh ahli. Dan perhitungan kerugian negara,” terang Erwan Budi Herianto, Rabu (11/8/2021).

Sebelumnya, Bachtiar menjelaskan, jika kades Lembanna ini telah melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan Rencana Kerja Anggaran (RKA). 

Dengan demikian, ada indikasi merugikan negara karena telah melakukan penyalahgunaan anggaran.

“Kami telah meporkan kasus dugaan korupsi ini ke Kejaksaan Negeri Bulukumba Cabang Kecamatan Kajang, sejak Januari tahun 2021," jelasnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved