Bincang Bola Virtual
Liga 1 Diundur hingga 27 Agustus, PSM Belum Terima Surat dan Peryataan Resmi PSSI dan PT LIB
18 klub peserta Liga 1 ketika itu siap dan setuju kick off dimulai 20 Agustus sesuai disampaikan oleh PSSI dan PT LIB.
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kompetisi Liga 1 2021-2022 kembali ditunda selama tujuh hari.
Awalnya bergulir 20 Agustus diundur hingga 27 Agustus.
Keputusan ini disampaikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainuddin Amali pada Senin (9/8/2021) siang.
Diundurnya Liga 1 sudah berulang kali terjadi sejak ditangguhkan Maret 2020 lalu.
Sekretaris klub PSM Makassar, Syahrir Nawir Nur mengatakan sebelum diumumkan liga diundur telah dilakukan pertemuan secara virtual dengan manajemen klub.
18 klub peserta Liga 1 ketika itu siap dan setuju kick off dimulai 20 Agustus sesuai disampaikan oleh PSSI dan PT LIB.
Hal ini disampaikan dalam bincang bola virtual Tribun Timur dengan tema 'Liga 1 Siap atau Tidak Siap', Selasa (10/8/2021).
"Sempat satu kali lakukan virtual meeting dengan manajemen klub dan 18 klub menyepakati Liga 1 siap dan setuju dimulai kick off 20 Agustus," katanya.
Ia mengaku keputusan Menpora menunda Liga 1 sampai 27 Agustus tentu mengagetkan banyak pihak.
Namun, pasti ada pertimbangan sehingga liga ditunda.
Cuma, ungkap pria akrab disapa Riri ini, sampai sekarang pihaknya belum mendapatkan informasi rssmi dari PT LIB dan PSSI apakah liga benar-benar ditunda sesuai penyampaian Menpora atau tidak.
"Sampai sejauh ini saya sudah berkodinasi dengan pihak administrasi, belum ada surat atau pernyataan langsung dari PSSI dan PT LIB bahwa liga ditunda hingga 27 Agustus," ungkapnya.
Terkait waktu persiapan liga yang mepet, Riri menyampaikan masalah ini bukan hanya dihadapi oleh PSM semata, tetapi juga klub peserta Liga 1.
Baik itu komposisi tim, persiapan manajemen, persiapan ofisial, sponsor dan lain-lainnya, idealnya butuh waktu sedikit lebih lama.
Sementara dari pemain dan pelatih pasti butuh waktu lebih panjang.
Apalagi, kompetisi sudah setahun lebih tidak bergulir.
Kemungkinan besar pemain belum berada pada puncak performanya.
"PSM turun dengan pemain baru, banyak perombakan dibandingkan Liga 1 sebelumnya. Harus membangun ulang chemistry, membangun semangat, taktik dan lainnya," sambungnya.
Terlepas dari itu semua, Riri menegaskan PSM siap kapan pun jika liga bergulir.
"PSM pada dasarnya dibilang siap atau tidak siap, harus siap, karena mengikuti kesepakatan yang disampaikan 17 klub lainnya," tegasnya.
PSM Tunduk dengan Keputusan Menpora
Sebelumnya CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin angkat bicara terkait keputusan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainuddin Amali mengundurkan Liga 1-2021-2022 hingga 27 Agustus.
Munafri Arifuddin menilai keputusan tersebut bukan keinginan satu atau dua pihak. Melainkan karena kasus Covid-19 di Indonesia masih agak tinggi.
Sehingga pemerintah dalam hal ini Menpora memutuskan mengundurkan liga selama satu pekan untuk melihat turunnya angka Covid-19.
"Secara klub kita menganggap ini bukan karena keinginan satu atau dua pihak. Kasus Covid-19 yang terjadi memberikan perhatian kepada seluruh pemain, sehingga mungkin diundur satu minggu dulu untuk melihat turunnya angka Covid-19," tutur pria akrab disappa Appi ini, Senin (9/8/2021).
Appi pun mengikuti semua keputusan dari pemerintah terkait keputusan Liga 1 kembali diundur.
"Ini sudah disampaikan oleh pemerintah, jadi kita taat dan tunduk pada yang disampaikan oleh pemerintah," ucapnya.
Dia membeberkan PSM sebenarnya telah siap baik itu liga digelar 20 Agustus maupun 27 Agustus.
"Kita selalu bilang kalau tanggal 20 Agustus siap, tanggal 27 Agustus siap, tapi diundurnya satu minggu tentu persiapan semakin kita permantap," ungkapnya.
Terkait perbedaan jadwal Liga 1 antara PSSI, PT LIB dan Menpora, Appi memandangnya satu kesatuan.
Sebab, PSSI sebagai induk sepak bola berada di bawah Kemenpora. Jadi masih saling terkait satu sama lain.
Dia berharap 27 Agustus mendatang kick off Liga 1 2021-2022 bisa bergulir. Dengan catatan tetap memperhatikan kasus Covid-19.
"Kalau tiba-tiba lonjakan Covid-19 naik, kita mengerti jangan dipaksakan. Jangan sampai dipaksa keadaan semakin memburuk. Tapi kalau sudah melandai, ayo kita laksanakan 27 Agustus mendatang," pungkas Appi.
Sebelumnya Menpora, Zainuddin Amali mengumumkan pengunduran liga hingga 27 Agustus.
Keputusan ini diambil setelah koordinasi dengan semua pihak termasuk PT LIB dan pihak Mabes Polri.
"Jadi disepakati Liga 1 2021-2022 bergulir 27 Agustus mendatang," katanya saat konferensi pers secara virtual, Senin (9/8/2021).
Dia mengungkapkan PSSI dan PT LIB tidak keberatan dengan pengunduran tersebut. Segala hal teknis penyelenggara liga diserahkan kepada PSSI dan PT LIB.
"Sudah dikomunikasikan pada pihak PSSI. Mereka tidak keberatan dengan apa yang kita putuskan, sehingga secara teknis mereka segera menyesuaikan," ucapnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/bincang-bola-virtual-liga-1-siap-atau-tidak-siap-selasa-1082021.jpg)