Penyakit Cabai
Ini 5 Cara Atasi Daun Keriting, Menguning, dan Rontok pada Cabai, Tak Pakai Pestisida dan Praktis
Cara mudah menangani tanaman cabai yang menghadapi sejumlah masalah seperti daunnya keriting, menguning, hingga rontok
TRIBUN-TIMUR.COM - Bagi sebagian orang, makan tanpa sambal bakal terasa sangat hambar.
Dan untuk gunanya cabai atau lombok untuk membuat sambal, untuk membangkitkan selera makan.
Seperti diketahui, cabai merupakan salah satu tanaman yang paling mudah dirawat serta berbuah cepat.
Namun, tak jarang tanaman cabai yang kamu tanam menghadapi sejumlah masalah seperti daunnya keriting, menguning, hingga rontok.
Jika tak segera diobat, maka akan menyebabkan tanaman tidak cepat berbuah bahkan mati.
Kondisi ini menyebabkan nutrisi yang diberikan tidak terserap sempurna. Padahal, daun adalah tempat memasak makanan bagi tanaman cabai.
Sehingga jika pertumbuhan daun tidak baik, maka tanaman akan sulit memproses makanan dan mengakibatkan gagal panen.
Umumnya, permasalahan tersebut disebabkan oleh kutu kebul yang membawa virus kuning.
Kutukebul ini biasanya berkembag biak di tanaman cabai dan beberapa jenis sayuran lainnya.
Daun keriting pada tanaman cabai rawit umumnya disebabkan oleh serangan hama kutu-kutuan, seperti thrips, tungau, dan kutu kebul.
Apabila mengalami daun keriting, maka hal itu membuat tanaman dan buah cabai menjadi kerdil, sehingga kamu sangat perlu untuk mengatasinya.
Dikutip dari kanal YouTube Ciamis 69, Kamis (8/7/2021), terdapat sebuah cara untuk mengatasi daun keriting pada tanaman cabai rawit.
Tapi, untuk mengatasi daun keriting pada tanaman cabai rawit sebaiknya tidak perlu menggunakan pestisida.
Sebab, pestisida hanya berfungsi sebagai pencegah daun keriting pada tanaman cabai rawit yang disebabkan oleh serangan hama.
Nah, agar daun cabai tumbuh subur dan tidak gagal panen, melansir dari berbagai sumber, berikut ini cara mengatasi daun cabai keriting, kuning, dan rontok.
Termasuk cara mengatasi keriting daun tanaman cabai rawit.
1. Siapkan gunting
Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah menyiapkan gunting yang bersih dan steril untuk memangkas daun keriting.
Daun keriting pada tanaman cabai rawit perlu dipangkas agar bisa memutus penyebaran hama ataupun mengatasi daun keriting.
2. Pangkas daun keriting
Untuk menghentikan dampak buruknya, pangkas seluruh dahan atau daun tanaman cabai rawit yang mengalami keriting daun.
Jangan ragu untuk memangkas daun keriting pada tanaman cabai rawit, dan pastikan semua daun keriting terpangkas sampai tidak ada lagi.
3. Kubur daun keriting yang dipangkas
Daun keriting yang telah dipangkas sebaiknya dikubur atau dibakar, agar tidak menular ke tanaman yang lain.
Setelah dipangkas, tanaman cabai rawit akan memunculkan kembali tunas daun baru yang sehat.
Selang satu hingga dua minggu setelah pemangkasan, biasanya akan muncul banyak tunas di sekeliling tanaman cabai rawit.
Proses pemangkasan akan membuat daun tanaman cabai kembali normal dan tidak terkena hama.
Namun, apabila banyak tunas yang tumbuh, sebaiknya kamu cukup sisakan 2-3 tunas saja yang paling subur.
Cara Mudah Atasi Daun Cabai Keriting, Menguning, dan Rontok
Pemilihan varietas cabai
Pilih varietas cabai yang tahan dan toleran terhadap virus kuning agar tanaman tumbuh lebih kuat dan tangguh, seperti cabai merah.
Varietas cabai merah ini memiliki toleransi terhadap virus kuning penyebab daun keriting, kuning, dan rontok.
Selain itu, ia juga tahan terhadap virus lainnya seperti C. annum (Tit Super, CK Sumatera, TM 99 dan Lembang– 1) dan C. frutescens (Bara dan Rawit Thailand).
Lakukan penyemaian dengan tepat
Penyemaian tanaman yang baik dan benar dapat mengurangi kontaminasi virus kuning.
Sebab, virus ini dapat menjangkit tanaman sejak awal persemaian sehingga penyemaian adalah saringan pertama agar tanaman tidak mudah terserang penyakit.
Vaksinasi tanaman
Sama halnya dengan manusia yang menggunakan vaksin untuk membangun kekebalan tubuh, cara ini juga dibutuhkan oleh tanaman.
Vaksinasi penting agar tanaman memiliki imun yang dapat digunakan sebagai penangkal beberapa penyakit, bakteri, dan virus yang masuk ke tubuh tanaman.
Sehingga, tanaman cabai akan terhindar dari penyakit menular serta tidak mudah sakit atau mati.
Pengolahan tanah dan pemupukan
Olah tanah dan berikan pupuk dengan dosis atau takaran yang tepat untuk memperkecil risiko tanaman terkena infeksi sekaligus memperbaiki tekstur tanah.
Ketika mengolah tanah, bersihkan dulu lahan yang akan digunakan dari gulma inang virus dan sisa-sisa tanaman.
Kemudian, pakai pupuk kandang untuk menyuburkan tanah. Jangan lupa pastikan keseimbangan nutrisinya seperti kandungan nitrogen, fosfor dan kalium.
Gunakan plastik hitam
Tutupi tanaman dengan plastik hitam agar sinar matahari memantul dan terhindar dari serangga.
Sebab, serangga biasanya tidak suka tempat yang silau.
Selain itu, gunakan juga mulsa untuk menghambat pertumbuhan gulma penyebab patogen tanah tidak aktif.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "5 Cara Mengatasi Daun Cabai Keriting, Menguning, dan Rontok"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/petani-menyemprotkan-cairan-pembasmi-hama-di-kebun-cabai-rawit-hijau-di-moncong-loe-2.jpg)