Breaking News:

Tribun Sinjai

Habiskan Anggaran Rp 3,5 Miliar, Bendungan Apareng III Jadi Proyek Gagal di Sinjai

Petani di Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan mengaku tak bisa menikmati pembangunan bendungan irigasi Apareng I.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Sudirman
ist
Saat pekerja PT Putra Utama Global sedang kerjakan rehabilitasi irigasi bendungan Apareng I tahun lalu. Irigasi itu saat ini tidak rampung 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI SELATAN- Petani di Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan mengaku tak bisa menikmati pembangunan Bendungan Apareng I.

Padahal bendungan tersebut sudah menghabiskan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulawesi Selatan Rp 3,5 M.

"Bendungan dan irigasi ini tidak bisa kami gunakan," kata salah seorang petani di Kelurahan Sangiasserri, Syakir, Selasa (10/8/2021).

Menurutnya, irigasi itu dianggarkan dan dikerjakan tahun 2020 lalu melalui APBD Provinsi.

Diketahui bahwa proyek rehabilitasi tersebut dikerjakan oleh PT. Putra Utama Global.

Proyek tersebut hingga saat ini belum rampung.

Rencananya jika bendungan dan irigasi itu rampung maka akan mengairi ribuan hektar sawah yang berada di Desa Alenangka, Desa Gareccing, Kelurahan Sangiasserri, Kecamatan Sinjai Selatan.

Kini masyarakat di tiga daerah itu hanya mengandalkan air hujan.

" Petani di daerah kami hanya mengandalkan air hujan karena bendungan irigasi itu tak bisa difungsikan karena tidak rampung," kata Syakir.

Tahun lalu sejumlah area sawah warga mengering gagal panen.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved