Breaking News:

Tribun Sinjai

54 Desa di Sinjai Tunda Pelaksanaan Pilkades

Hal itu menyusul Surat Mendagri Nomor: 141/4251/sj yang ditujukan kepada bupati dan wali kota diseluruh Indonesia, Senin (9/8/2021).

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/SAMBA
Masyarakat segel kantor Desa Era Baru, Kecamatan Tellulimpoe, Sinjai pada Pilkades lalu. 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA -Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Sinjai bakal ditunda pelaksanaannya.

Hal itu menyusul Surat Mendagri Nomor: 141/4251/sj yang ditujukan kepada bupati dan wali kota diseluruh Indonesia, Senin (9/8/2021).

Surat itu memuat, menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia terkait dengan angka penyebaran Covid-19 yang meningkat secara nasional akibat adanya varian delta.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian mengatakan, penundaan pelaksanaan tahapan pemilihan kepala desa baik serentak maupun Pemilihan Antar Waktu (PAW) itu karena berpotensi menimbulkan kerumunan seperti pengambilan nomor urut.

Selain itu kampanye calon dan pemungutan suara dalam rentang waktu dua bulan sejak surat itu ditandatangani atau ditetapkan kebijakan lebih lanjut.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sinjai, Andi Hariyani Rasyid mengatakan instruksi itu berasal dari Kemendagri.

" Jika sudah ada instruksi dari Mendagri maka Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tentu ditunda," katanya, Senin (9/8/2021).

Menurutnya, di Kabupaten Sinjai harus mengikuti aturan dari pusat tersebut.

" Dengan aturan itu tentu harus mengikuti aturan dari Kemendagri.

Di Kabupaten Sinjai sebanyak 54 desa akan menggelar Pilkades dari total 67 desa yang ada di daerah itu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved