Breaking News:

Opini Tribun Timur

Menyikapi Arah Pertumbuhan Ekonomi Sulsel

Dalam kondisi normal saja, perilaku pertumbuhan sektor-sektor tersebut secara rata-rata tidak pernah melebihi di atas 20 persen.

Editor: AS Kambie
Menyikapi Arah Pertumbuhan Ekonomi Sulsel
DOK
Marsuki, Guru Besar FEB Unhas dan Chief Economist BNI WMK

Oleh: Marsuki
Guru Besar FEB Unhas dan Komisaris Independen BSSB


TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Penting menyimak laporan resmi BPS periode triwulan II-2021 mengenai pertumbuhan ekonomi yang cukup dramatis peningkatannya baik dalam kasus Nasional maupun daerah khususnya Sulsel.

Secara makro, peran perekonomain Sulsel secara nasional menempati posisi urutan kesembilan namun terbesar di KTI, mencapai 3,25 persen.

Dari sisi pertumbuhan ekonomi tercatat bahwa pada triwulan II pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 7,07 persen (y o y) dan 3,31 persen (q o q). Sedang untuk Sulsel tumbuh 7,66 persen (y on y) dan 7,44 persen (q to q).

Pertumbuhan Sulsel kali ini menempati urutan kesembilan secara nasional. Seperti biasanya pergerakan pertumbuhan ekonomi Sulsel selalu lebih besar dan cendrung  searah dengan nasional.

Sepintas info tersebut memang cukup mengagetkan karena secara umum kondisi tatanan hidup masyarakat masih dalam pusaran pandemic yang perkembangannya sulit diprediksi karena fluktuasinya masih belum menentu.

Jika memperhatikan arah perbaikan ekonomi di masa pandemi, sebenarnya sudah mulai terjadi pada  awal semester I 2021 lalu, walaupun masih dalam kisaran pertumbuhan negatif.

Memasuki triwulan II tingkat kepercayaan pelaku ekonomi tentang prospek perekonomian memang membaik dan mulai dipercaya oleh para pelaku ekonomi adanya banyak peluang berusaha untuk dimanfaatkan, baik dari sisi permintaan maupun sisi penawaran sektor perekonomian.

Sehingga perilaku pelaku ekonomi mulai menemukan logikanya di awal triwulan II untuk mulai bangkit, apalagi didukung oleh beberapa kebijakan otoritas terkait, melalui kebijakan fiskal, moneter, maupun kebijakan sektoral lainnya khususnya kesehatan yang mendorong beberapa aktivitas ekonomi strategis dapat pulih.

Dalam kasus Sulsel, dampak positifnya terasa dari sisi penawaran atas sektor ekonomi tertentu sehingga bisa tumbuh positif, dimana pada semester sebelumnya tumbuh lambat bahkan negatif.

Di antara yang tercatat pertumbuhannya tertinggi secara (y on y) adalah sektor Transportasi dan Pergudangan, mampu tumbuh 73,95 persen, disusul sektor Jasa Perusahaan, 29,83 persen, Jasa lainnya sektor 27,77 persen, dan sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan-Minum, 26,89 persen.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved