PSM Makassar
Masih Ingat Ahmad Amiruddin? Striker Kidal PSM Makassar Asal Lappariaja Bone & Kabar Terbarunya
Fans PSM Makassar pasti masih ingat Ahmad Amiruddin, striker dengan kaki kiri powerfull kelahiran Lappariaja Kabupaten Bone
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Masih ingat dengan Ahmad Amiruddin?
Striker PSM Makassar kelahiran Lappariaja Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.
Posisinya adalah striker.
Terkenal dengan akurasi tendangan kaki kirinya.
Pernah mencetak gol cantik dari tendangan sudut di Stadion Mattoanging markas PSM Makassar
Meski kerap jadi pemain cadangan selama memperkuat PSM Makassar, aksinya di lapangan selalu dinantikan fans Laskar Pinisi.
Saat ini, Ahmad Amiruddin sudah mengantongi lisensi pelatih dan mengasah ilmunya di Borneo FC sebagai asisten pelatih.
Tidak menutup kemungkinan di masa mendatang, ia kembali ke PSM Makassar sebagai peracik strategi, semoga saja.
Nama Ahmad Amiruddin pernah melejit di pertengahan tahun 2000-an bersama PSM Makassar.
Jika mengingatnya kembali, publik sepak bola Indonesia khususnya Makassar mungkin akan berpikir tentang kelincahan dan daya jelajah yang tinggi.
Ahmad Amiruddin lahir di Kabupaten Bone, Sulsel pada 3 Oktober 1982.
Memulai karier di PSM yunior sekitar tahun 2000-an dan mendapat panggilan memperkuat Sulsel di ajang pra PON 2003 Sumatera Selatan.
Hanya saja, saat PON 2004 akan bergulir Ahmad Amiruddin justru tidak lolos.
Namun pada tahun 2003-2004, dia tercatat telah masuk di skuad junior PSM Makassar.
Ahmad Amiruddin saat menjalani latihan rutin bersama PSM Makassar di Stadion Mattoanging, 2007 lalu. (tribun timur/ocha alim)
Penampilannya di skuad senior pun masih tergolong minim dalam dua musim awalnya.
Namun berkat latihan dan menunjukkan perkembangan, ia kemudian mendapat kepercayaan lebih.
Salah satunya, ia sukses menjebloskan satu gol ke gawang Persijap Jepara dengan kemenangan PSM pada 13 April 2005 silam.
Pada tahun berikutnya, porsi penampilan semakin besar diberikan.
Benar saja, di musim 2006 Amiruddin mampu mencetak 13 gol di ajang Liga Indonesia.
Berkat hasil tersebut Ahmad Amiruddin mendapat panggilan PSSI untuk bergabung dengan Timnas Indonesian di Piala Kemerdekaan 2006 silam.
Dia juga salah satu punggawa Timnas Indonesia yang tampil di Piala AFF 2007.
Di tahun sama, Ahmad Amiruddin turut tampil di Piala Asia 2007 yang digelar di Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam.
Hanya saja, ia tak mendapatkan menit bermain pada babak penyisihan grup di PIala Asia 2007.
Adapun bersama PSM Makassar, karier Ahmad Amiruddin hanya sampai musim 2009.
Kemudian ia berlabuh ke klub Persiram Raja Ampat musim 2009-2010 yang bermain di kompetisi Divisi Utama.
Di musim berikutnya ia kembali berpindah klub pada tahun 2010 sampai 2013 ke Arema Malang di IPL.
Di musim tersebut Ahmad Amiruddin mencatatkan 32 penampilan dengan 10 gol dan sempat dipinjamkan ke Deltras Sidoarjo pada 2011-2012.
Sebenarnya, PSM Makassar sempat berminat untuk memanggil kembali Ahmad Amiruddin. Itu terjadi pada tahun 2012 namun batal terealisasi.
Mitra Kukar pun menjadi klub profesional terakhir Ahmad Amiruddin yang tercatat sejak 2013 sampai 2016.
Meski demikian, karier sepak bolanya tidak benar-benar hilang lantaran profesinya berlanjut sebagai pelatih.
Karier di Borneo FC
Butuh waktu beberapa tahun bagi Ahmad Amiruddin untuk bisa melatih klub profesional.
Hingga akhirnya, dia resmi menjadi asisten pelatih Borneo FC sejak 2016 lalu.
Di tahun perdananya, ia menjadi pembantu Dragan Dukanovic sebagai pelatih kepala membawa Borneo di urutan sembilan klasemen ISC A dengan 50 poin.
Di musim keduanya sebagai asisten pelatih pada 2017, dia sempat ditunjuk sebagai pelatih kepala sementara.
Saat itu, Dragan mendapat sanksi beberapa laga tak bisa mendampingi Borneo FC.
Salah satunya, Borneo FC harus melawan Persib Bandung yang imbang 2-2 dan Bhayangkara FC dengan menang 3-0.
Pada 2 Mei 2020, Ahmad Amiruddin meraih lisensi kepelatihan B AFC dan memungkinkannya menangani tim di level Liga 2.
Kini ia mengambil Lisensi Kepelatihan A AFC sejak Juni 2021 lalu.
Artinya setelah lulus, selangkah lagi Ahmad Amiruddin masih harus mengantongi Lisensi Kepelatihan A Pro AFC sebagai syarat jadi pelatih di Liga 1.
Data Diri
Nama lengkap: Ahmad Amiruddin
Tanggal lahir: 3 Oktober 1982 (37 tahun)
Tempat lahir: Bone, Sulsel, Indonesia
Tinggi: 1.73 m (5 ft 8 in)
Posisi bermain: Striker / winger
Karier yunior
2003 Tim Pra-PON Sulawesi Selatan
2003 PSM Makassar
Karier senior
2004–2009 PSM Makassar 36 (17)
2009–2010 Persiram Raja Ampat 12 (2)
2010–2011 Arema Indonesia 14 (4)
2011 Arema Indonesia (IPL) ?? (2)
2011 Deltras Sidoarjo 1 (0)
2011–2013 Arema Indonesia (IPL) ?? (5)
2013–2016 Mitra Kukar 0 (0)
Karier Timnas
2006–2007 Indonesia 2 (0)
Karier Pelatih
2019– Borneo FC (Asisten pelatih)
Kondisi Terbaru 2021
Mantan Striker PSM Makassar yang kini menjadi bagian dari pelatih Borneo FC Ahmad Amiruddin berharap Liga 1 bergulir 20 Agustus 2021.
Borneo FC saat ini menjadi salah satu klub yang juga tetap menjalani latihan meski Liga 1 2021 mengalami penundaan hingga Agustus mendatang.
Dengan tetap menjalani latihan dan latihan maka Borneo FC pun berharap keajaiban soal bergulirnya Liga 1 2021 benar terjadi.
Hal itu ditegaskan Asisten Pelatih Borneo FC, Ahmad Amiruddin soal kondisi kompetisi yang saat ini belum juga ada kejelasan.
Dalam situasi yang tak menentu dan para pemain dipaksa untuk terus latihan tanpa kejelasan pun membuat mereka merasa jenuh.
Menurutnya para pemain telah mengeluh bosan karena mereka hanya menjalani latihan tanpa tahu tujuannya.
PT LIB memang telah menyatakan bahwa Liga 1 tetap akan bergulir 20 Agustus mendatang.
Tetapi, tim berjulukan Pesut Etam itu masih sedikit meragukan karena situasi saat ini tidak bisa ditebak.
Apalagi kasus Covid-19 masih mengalami peningkatan.
Namun, ia berharap agar rencana tersebut bisa benar terjadi.
“Kami sekarang memang terus menjalani program latihan sambil menunggu kepastian jadwal kompetisi,” ujar Ahmad Amiruddin sebagaimana dilansir BolaSport.com dari laman Borneo FC.
“Terakhir mereka (operator) bilang jika kompetisi akan digulirkan tanggal 20 Agustus dan semoga itu benar terjadi,” ucapnya.
Sambil menunggu kepastian Liga 1 yang rencananya diputuskan pekan depan, Borneo FC tetap akan menjalani latihan secara maksimal, walaupun saat ini program latihan disesuaikan.
Menurut Amir saat ini para pemain hanya menjalani latihan untuk menjaga kondisi saja.
Namun, apabila nantinya ada kepastian soal jadwal bergulirnya kompetisi maka latihan pun akan langsung ditingkatkan.
“Jadi saat ini kami hanya menjaga kondisi. Tapi kalau sudah ada kepastian, maka latihan akan lebih diintensifkan,” kata Amir.
“Kami ingin pemain benar-benar menemukan peak performance mereka saat kompetisi digulirkan,” tutur eks penyerang PSM Makassar tahun 2003-2008 itu.
Jika berada di Makassar, Ahmad Amiruddin menghabiskan waktunya di klub bola Pagolo Sulawesi yang rutin bermain di Lapangan Karebosi Makassar.
Pagolo Sulawesi berisi sejumlah mantan pemain PSM Makassar yang mukim di Makassar.
Untuk berbagi ilmunya, ia bergabung di salah satu SSB di Makassar dan melatih anak usia 10 tahun ke bawah tiga kali sepekan di Lapangan Karebosi Makassar.(tribun-timur.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ahmad-amiruddin-mengawali-karier-di-psm-yunior-tahun-2000-an.jpg)