Breaking News:

Penanganan Covid

Kejamnya Covid-19 di Indonesia Lebih 11 Ribu Anak Langsung Jadi Yatim Piatu, Ayah dan Ibu Meninggal

Ingat Alvino Dafa Raharjo bocah dari Kalimantan langsung yatim piatu karena Covid, ayah ibunya meninggal selang satu hari, ternyata banyak Vino lain

Editor: Mansur AM
Dok. Margono
Vino kehilangan kedua orangtuanya saat sedang isolasi mandiri seorang diri di rumahnya. Vino hanya bisa menangis saat tahu ayah dan ibunya meninggal karena Covid-19 

Ingat Alvino Dafa Raharjo bocah dari Kalimantan langsung yatim piatu karena Covid, ayah ibunya meninggal selang satu hari, ternyata banyak Vino-vino lain

TRIBUN-TIMUR.COM, JAKARTA - Data Kementerian Sosial RI per 20 Juli 2021 menyebut ada 11.045 anak jadi yatim piatu akibat pandemi covid-19.

Dari data yang sama, tercatat 350.000 anak terpapar dan 777 anak meninggal dunia akibat Covid-19.

“Sejauh ini data akurat by name by adress terkait anak yatim, piatu dan yatim piatu yang orangtuanya meninggal karena terpapar Covid-19 masih dalam proses pengumpulan oleh tim kami di lapangan,” kata Menteri Sosial Tri Rismaharini seperti dikutip dari laman resmi Kemensos, Minggu(8/8/2021).

Menurut Risma, perlu dilakukan respons cepat terhadap anak-anak yang kehilangan kedua orangtua saat pandemi covid-19. Para pendamping anak lanjut Risma juga telah memberikan penanganan terhadap anak tersebut.

“Namun demikian, para pendamping juga telah melaksanakan respon kasus untuk anak-anak tersebut,” jelas Risma.

Selain melakukan pendataan, Kemensos juga memberikan dukungan melalui Program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Program itu mencakup pemenuhan kebutuhan obat-obatan, vitamin, tes swab/PCR, vaksinasi, konseling anak serta keluarganya, dan kebutuhan dasar anak lainnya.

Selanjutnya, Kemensos juga mereunifikasi anak dengan keluarga besarnya, serta memfasilitasi pengasuhan alternatif melalui pengasuhan oleh orangtua asuh/wali/pengangkatan anak dan pengasuhan melalui panti.

Eks Wali Kota Surabaya ini juga menjelaskan, salah satu anak yang telah direunifikasi adalah Vino (10), yang tinggal di Kutai Barat, Kalimantan Timur. Vino menjadi yatim piatu setelah kedua orangtuanya meninggal terpapar Covid-19.

"Selanjutnya, tidak menutup kemungkinan kami juga akan merespon anak-anak di wilayah lainnya sesuai dengan laporan yang diterima,” kata Risma.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved