Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Penanganan Covid

Isolasi Apung KM Umsini Makassar, Petugas Deck Kapal Siap 24 Jam Layani Keluhan Pasien

Isolasi Apung Kapal KM Umsini sempat dikeluhkan pasien karena adanya rembesan air dan juga serangga.

Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR | Editor: Suryana Anas
Dok Tim Makassar Recover
Suasana di Isolasi Apung Kapal KM Umsini, para pasien terlihat sedang memancing di malam hari, Kamis (582021) malam. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Isolasi Apung Terpadu yang telah dioperasikan beberapa hari lalu, sempat dikeluhkan pasien lantaran kondisi Kapal KM Umsini dianggap kurang memadai 

Seperti, kebersihan kapal karena adanya rembesan air dan juga serangga. 

Juru Bicara Makassar Recover, Henni Handayani mengatakan, sejak awal telah disiagakan petugas deck di atas kapal selama 24 jam.

"Tim Isolasi Apung terpadu terbagi atas beberapa divisi yang selalu siap merespon dan menjawab kebutuhan pasien di KM Umsini. Termasuk petugas deck kapal yang siap 24 jam melayani keluhan pasien," ujar Henni, Jumat (6/8/2021).

Henni menjelaskan, keluhan pasien yang menemukan kecoa misalnya, langsung ditangani oleh petugas deck secara cepat. 

Mereka telah melakukan penyemprotan di atas kapal.

"Kami berharap dan selalu berupaya sekuat tenaga agar semua berjalan baik. Pasien menjalani masa isolasi dengan pikiran tenang," jelasnya

Menurutnya, tim Makassar Recover khususnya yang bertugas di Isolasi Apung berupaya menjalin komunikasi yang lebih terbuka. 

"Semisal jika ada keluhan sebaiknya langsung dilaporkan ke petugas deck kapal bukan ke media sosial. Agar masalahnya betul betul tertangani secara baik dan cepat," katanya

Per hari ini pasien Isolasi Apung di KM.Umsini sisa berjumlah 70 pasien, dari sebelumnya 93.

"Namun, setiap hari juga ada penambahan pasien rujukan dari PKM di kota Makassar," tutupnya

Sebelumnya Wali Kota Makassar Danny Pomanto juga telah mengungkapkan kekesalannya lantaran ditemukan ada kecoak dan kamar mandi hingga airnya bermasalah.

"Menyangkut basis kehidupan orang, air, toilet, kemudian ada kecoak. Ini kan sebenarnya bukan urusan kita, karena tidak masuk dalam Perjanjian dengan Pelni. Makanya saya telepon langsung tadi Kepala Cabang Pelni langsung," kata Danny saat ditemui di rumahnya, Rabu (4/8/2021).

Danny kemudian memerintahkan SKPD Pemkot Makassar ikut turun langsung agar masalah tersebut segera diselesaikan.

Danny pun memastikan, jika masalah ini akan bisa diselesaikan selama satu-dua hari kedepan.

"Saya memang menargetkan 3 hari evaluasi, ini kan sudah masuk hari ketiga, dan evaluasinya sudah jalan," katanya 

"Pancing juga yang 100 akan datang nanti, termasuk hal-hal kecil seperti bantal, sepray dan selimut sudah ada di kapal semua," tutupnya.

Laporan tribuntimur.com, AM Ikhsan

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved