Tribun Sulsel
Plt Gubernur Sulsel Dukung Angkasa Pura Gelar Vaksinasi di Bandara
Beberapa tenaga medis akan ditugaskan di bandara selama satu haru untuk melayani vaksinasi masyarakat.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dalam rangka mengejar target vaksinasi Sulsel 7,5 juta penduduk, PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar akan melakukan vaksinasi massal.
Pihak Angkasa Pura I Makassar telah melakukan koordinasi dengan Plt Gubernur Sulsel hari ini, Kamis (5/8/2021) di Rujab Wakil Gubernur.
General Manager Angkasa Pura I Makassar, Wahyudi mengatakan, vaksinasi rencana dilakukan pada Senin (9/8/2021).
Targetnya sebanyak 1000 vaksinasi, diperuntukan bagi masyarakat umum.
"Rencana awal sekitar ditargetkan 1000 orang," ujar Wahyudi lewat rilis yang diterima tribun-timur.com, Kamis (5/8/2021) sore.
Sasarannya masyarakat umum, diantaranya, pengemudi ojek online, supir taksi, pekerja proyek bandara serta karyawan di sekitar bandara.
"Vaksinasi untuk karyawan kita sudah lakukan sebelumnya, ini khusus untuk masyarakat umum maupun pengunjung bandara," sebutnya.
Kata Wahyudi, masyarakat akan dimudahkan untuk mengakses vaksinasi ini.
Cukup datang di bandara dengan membawa kartu identitas atau KTP.
"Tidak perlu daftar online, langsung datang bawa KTP," ujarnya.
Vaksinasi ini melibatkan Dinas Kesehatan Sulsel sebagai fasilitator vaksin.
Beberapa tenaga medis akan ditugaskan di bandara selama satu haru untuk melayani vaksinasi masyarakat.
Sementara itu, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mendukung penuh langkah Angkasa Pura dalam memberikan layanan vaksinasi Covid-19 gratis tersebut
Menurutnya, ini bentuk dukungan berbagai pihak terhadap pemerintah dalam upaya menekan penyebaran virus corona.
"Mantap itu pak, kami tentu sangat mendukung. Karena vaksinasi ini untuk membangun herd immunity (kekebalan kelompok)," kata Andi Sudirman.
Andi Sudirman pun mengusulkan agar pihak Angkasa Pura membantu dalam memasarkan produk-produk hasil UMKM Sulsel.
"Kita ingin agar hasil kerajinan UMKM, misalnya binaan dari Dekranasda dan PKK untuk memasarkan hasil produk di Bandara. Apalagi kita memiliki banyak hasil kerajinan yang bernilai komersial, serta hal ini bisa meningkatkan perekonomian masyarakat kita," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/angk34de.jpg)