Breaking News:

Tribun Kampus

Dosen UT dan Unhas Riset di Bulukumba, Teliti Penyebab Sulsel Lumbung Pangan tapi Kemiskinan Tinggi

Riset pangan ini fokus pada kebijakan anggaran atau Local food governance network dalam rangka membangun business plan kebijakan ketahanan pangan

Editor: Alfian
Citizen Reporter
Dosen Universitas Terbuka, Dr Rulinawaty, saat riset bersama dosen Unhas dengan mendatangi petani di Bulukumba, Sulsel, Selasa (3/8/2021) 

“Hal ini menunjukkan dengan kebijakan anggaran yang dikeluarkan untuk menyelesaikan masalah pangan tidak signifikan dengan tujuan kebijakan pangan.”

“Hal yang sama di Sulsel dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional, tetapi mengutip data BPS tahun 2020 tingkat kemiskinan masih cukup tinggi yaitu 8,99 persen.” ungkapnya.

Fakta tersebut mengindikasikan bahwa implementasi kebijakan pangan menghadapi masalah yang kompleks.

Kemudian berpengaruh terhadap kinerja kebijakan dan tingkat kemiskinan masyarakat.

Hal inilah yang ditemui Dr Ruli bersama peneliti lain saat wawancara dengan Lurah Terang-terang, Kecamatan Ujung Bulu, Bulukumba, Andi Mappijeppu.

“Pemerintah perlu menciptakan networking, sinergitas antara para aktor kebijakan untuk menyelesaikan masalah-masalah publik yang kompleks yang tentu saja berpengaruh pada kinerja kebijakan dan tingkat kemiskinan masyarakat” Jelas Ruly yang juga Dosen pada bidang Administrasi Publik.

Untuk tahun Kedua (2022) riset akan fokus tujuan penelitian feasibility study pemerintah membangun networking atau sinergitas dengan para aktor kebijakan dalam food governance network di Provinsi Sulawesi Selatan.

Tahun ketiga (2023) Fokus penelitian membangun model business plan pemerintahan lokal dalam food governance network dalam jaringan implementasi kebijakan pangan di Provinsi Sulawesi Selatan.

Dr Rulinawaty profesi lainnya adalah sebagai Penulis buku, diantara judul buku yang diterbitkannya berjudul “Resources sharing: aktor publik, jaringan kebijakan dan perubahan kebijakan.”

“Terkait dengan tema penelitian Public governance network merupakan perspektif baru dalam manajemen dan kebijakan publik untuk mengatasi kompleksitas dan ketidakpastian dalam penyelesaian masalah good governance dan publik goods terebut,” ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved