Breaking News:

Tribun Kampus

Dosen UT dan Unhas Riset di Bulukumba, Teliti Penyebab Sulsel Lumbung Pangan tapi Kemiskinan Tinggi

Riset pangan ini fokus pada kebijakan anggaran atau Local food governance network dalam rangka membangun business plan kebijakan ketahanan pangan

Editor: Alfian
Citizen Reporter
Dosen Universitas Terbuka, Dr Rulinawaty, saat riset bersama dosen Unhas dengan mendatangi petani di Bulukumba, Sulsel, Selasa (3/8/2021) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dosen Universitas Terbuka (UT) dan Universitas Hasanuddin (Unhas) kolaborasi riset terkait kebijakan pangan di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Tim yang terdiri lima orang ini bertemu petani hingga pejabat setempat, Selasa (3/8/2021).

Adapun tim riset ini diketuai Dr Rulinawaty, dari Universitas Terbuka.

Kemudian sebagai anggota yakni Dosen UT lainnya, Dr E Andriyansah, Prof Alwi dari Unhas, Mawardi, dan Rusliadi.

Dr Rulinawaty menjelaskan riset ini terfokus pada food governance network.

“Untuk tahun pertama (2021) ini fokus tujuan penelitian yakni pada kelayakan industry pada aspek pertanian berkelanjutan food governance network dalam jaringan implementasi kebijakan ketahanan pangan di Sulsel,” ujarnya.

Hal ini dilakukan lanjut Dr Rulinawaty lantaran masalah pangan utamanya di masa pandemi Covid-19 di negara maju dan berkembang menjadi masalah nyata dan berat.

Menyebabkan penderitaan bagi masyarakat dan kerugian ekonomi yang signifikan bagi negara.

Apalagi data yang diperoleh sebanyak 70 Kabupaten/kota se-Indonesia rentan rawan pangan pada tahun 2020.

Padahal Indonesia berada di peringkat 62 dunia dengan indeks ketahanan global.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved