Breaking News:

Update Corona Pangkep

Bertambah 41 Kasus, Pangkep Kini Zona Merah Penyebaran Covid-19

Jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan bertambah 41 orang.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/ANDI MUHAMMAD IKHSAN
Juru Bicara Penanganan Covid-19 Pangkep, dr Annas Ahmad. 

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKEP - Jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan bertambah 41 orang.

Bahkan saat ini, Pangkep masuk dalam zona merah penyebaran Covid-19.

Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Satgas Covid-19 Pangkep, dr Annas Ahmad, Kamis (05/08/21).

"Ada penambahan 41 kasus dan ada meninggal satu orang," ujarnya.

Kini total pasien positif Covid-19 di Kabupaten Pangkep sebanyak 657 orang.

Kabar baiknya ada sembilan pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan dan isolasi mandiri.

657 pasien ini tersebar di 13 Kecamatan di kabupaten Pangkep.

"Satu orang berasal dari Liukang Tangaya, dua orang dari Liukang Kalmas, masing-masing 10 orang dari Liukang Tupabiring dan Liukang Tumpabiring Utara," jelasnya.

11 orang dari Mandalle, 15 orang dari Tondong Tallasa dan 19 orang dari Segeri.

49 orang dari Balocci, 56 orang dari Ma'rang dan 89 orang dari Minasatene.

97 orang dari Labakkang dan 138 orang dari Bungoro.

"Kecamatan dengan jumlah kasus yang terbanyak yakni Pangkajenne dengan 160 kasus," tambahnya.

Saat ini, 39 orang dari pasien positif telah melakukan perawatan di rumah sakit.

Sementara 618 lainnya menjalani isolasi mandiri di kediamannya masing-masing

Membludaknya kasus Covid-19 di Pangkep diduga kuat akibat masyarakat yang mulai abai dengan protokol kesehatan.

"Salah satu penyebabnya, masyarakat mulai abai dengan protokol kesehatan utamanya masker," sebutnya.

Selain itu, cakupan vaksin di Kabupaten Pangkep juga masih tergolong rendah.

Kasus positif bertambah setelah dilakukan tracing kontak.

"Kasus aktif kembali ditemukan setelah tracing kontak pasien konfirmasi sebelumnya," terangnya.

Ia mengatakan, klaster keluarga dan perkantoran menjadi yang terbanyak ditemukan setelah tracing dilakukan.

Saat ini, total kasus Covid-19 terkonfirmasi di Kabupaten Pangkep sebanyak 2.208 orang.

Dan untuk pasien yang sudah sembuh mencapai 1.483 orang.

Sementara meninggal dunia 68 orang.

Untuk mengantisipasi penambahan kasus, dr Annas mengatakan pihaknya berusaha mempercepat vaksinasi.

"Kami sedang berusaha mempercepat vaksinasi dan melakukan tracing kontak," jelasnya.

Tak hanya itu, Pemkab Pangkep bekerjasama dengan Satgas Covid-19 pun telah melakukan pembatasan kegiatan sejak tanggal 30 Juni Kemarin.

Dalam surat edaran dari Pemkab Pangkep, disebutkan bahwa operasional warung kopi, rumah makan, kafe, pasar modern dan toko hanya sampai pukul 22.00 Wita.

Pembelajaran tatap muka pun ditunda hingga adanya petunjuk baru dari pemerintah pusat dan provinsi.

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved