Breaking News:

Tribun bulukumba

Oknum Kadis Hingga Legislator di Pusaran Kasus BOK Dinkes Bulukumba, JPU Tunggu Fakta Sidang

Kasus dugaan korupsi Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulukumba 2019, kini telah memasuki meja persidangan.

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/FIRKI ARISANDI
Kasi Pidsus Kejari Bulukumba, Andi Thirta Massaguni. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Kasus dugaan korupsi Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulukumba 2019, kini telah memasuki meja persidangan.

Rabu, (4/8/2021) besok, pesidangan kasus ini kembali bergulir.

Yakni dengan agenda Jaksa Penuntut Umum (JPU) memberikan tanggapan esepsi dari penasehat hukum terdakwah Andi Ade Ariadi.

Pasalnya, dari empat terdakwah hanya satu yang mengajukan esepsi.

Namun, beberapa fakta dari Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kasus yang merugikan negara lebih dari Rp13 miliar itu, kini muncul dipermukaan.

Itu disampaikan oleh Muhammad Syahban Munawir, yang merupakan kuasa hukum terdakwah Ernawati.

Awie, sapaannya membeberkan, bahwa ada beberapa orang yang diduga keciprat anggaran BOK dan telah melakukan pengembalian.

Seperti oknum legislator Provinsi Sulsel, kadinkes Bulukumba, dan teranyar adalah oknum legislator DPRD Bulukumba.

Ada dana sebesar Rp 200 juta, kata Awie, yang mengalir ke DPRD Kabupaten Bulukumba. 

"Yang jelas ada yang mengalir ke DPRD Kabupaten Bulukumba, ini berdasarkan pengakuan klien kami (Ernawati) pada berita acara pemeriksaan (BAP)," ungkap Awie, Senin (2/8/2021) kemarin.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved