Breaking News:

Tribun Bulukumba

Insentif Pemulasaran Jenazah Covid-19 di Bulukumba Belum Dibayarkan, Nilainya Rp105 Juta

Anggaran makan dan minum tenaga kesehatan (Nakes), di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), masih menjadi polemik.

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Sudirman
Satgas Covid-19 Bone
Suasana pemakaman jezanah di pemakaman Covid-19 Desa Tirong, Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Senin (2/8/2021) sekitar pukul 00.25 Wita. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Anggaran makan dan minum tenaga kesehatan (Nakes), di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), masih menjadi polemik.

Tim pemulasaraan jenazah Covid-19 Bulukumba yang bertugas mengali kubur pemakaman pasien Covid-19 juga belum menerima insentif.

Sejumlah petugas penanganan jenazah Covid-19, mengatakan hingga saat ini belum menerima dana insentif untuk 21 pamakaman pasien covid.

Hal itu disampaikan, Ketua Tim Pemakaman Passien Covid-19, Atto, Selasa (3/8/2021).

Ia mengaku baru dibayarkan untuk 10 pemakaman.

Sisanya masih ada 21 pemakaman pasien Covid-19 yang belum terbayarkan.

"Sejak awal covid sampai sekarang kita sudah memakamkan 31 jenazah yang tersebar dihampir seluruh kecamatan di Bulukumba," jelasnya.

Ia membeberkan, ada 10 orang yang tergabung dalam tim pemakaman pasien Covid-19.

Untuk setiap pemakaman setiap personil yang turun itu insentifnya sebesar Rp500 ribu.

"Baru 10 pemakaman yang dicairkan itu Rp34 juta dibagi 10 orang, tapi kadang dalam setiap pemakaman kita biasa tidak turun semua biasa delapan, jadi bergantian biasanya apalagi jika sehari ada dua pemakaman," bebernya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved