Breaking News:

Tribun Bulukumba

Rp 24 Miliar Pajak PBB Menunggak di Bulukumba, Kades Tak Ingin Disalahkan

Kurang lebih Rp 24 Miliar pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), menunggak.

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Suryana Anas
Warta Kota via Bangka Pos
Ilustrasi SPPT Pajak Bumi dan Bangunan Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com dengan judul Perolehan PBB Beltim Baru Terealisasi 15,96 Persen, Bayar Pajak Tidak Harus Menunggu SPPT, https://bangka.tribunnews.com/2021/07/16/perolehan-pbb-beltim-baru-terealisasi-1596-persen-bayar-pajak-tidak-harus-menunggu-sppt. Penulis: tidakada001 | Editor: Agus Nuryadhyn 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Kurang lebih Rp 24 Miliar pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), menunggak.

Dari informasi yang diperoleh, data tunggakan itu tercatat sejak 2015 hingga 2020. 

Sebelumnya, Sebelumnya Kepala Bapenda Andi Mappiwali, meminta agar desa-desa yang menunggak pajaknya segera dibayarkan.

Pasalnya, Inspektorat bisa saja tidak mengeluarkan bebas temuan bagi kepala desa untuk mengikuti Pilkades Serentak 2022 mendatang.

Legislator Golkar, Juandy Tandean, Senin (2/8/2021), menduga ada oknum yang sengaja menimbun uang rakyat dari PBB tersebut.

"Kami ketahui tahun 2015 ke bawah, PBB itu aman ketika ditangani oleh perpajakan. Tetapi, ketika kewenangan itu dilimpahkan ke pemda, kami menemukan kurang lebih Rp4 miliar sampai Rp5 miliar per tahun. Itu pokok dan tunggakan yang tidak terselesaikan," kata Juandy.

Juandy mengaku jika Bapenda sudah mengklarifikasi soal tunggakan PBB. 

Pihaknya dari Fraksi Golkar menyarakan agar Bapenda segera berkoordinasi dengan pihak penegak hukum maupun pemerintahan.

"Berkoordinasi untuk membuat acuan-acuan, mendorong Perda maupun Perbub agar punishment terkait para pelaku ini jelas dan ini adalah pidana nyata. Jangan lagi diperdatakan terkait kasus ini," tegasnya.

Sementara Kades Bontonyeleng, Andi Baso Mauragawali, menegaskan, jika tunggakan tersebut, tidak ada di kepala desa. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved