Breaking News:

Tribun Makassar

LBH Makassar Ungkap Pentingnya Perlindungan HAM dalam Diskusi Pemajuan Toleransi

Ia mencontohkan bagaimana diskriminasi orang kulit hitam di Amerika Serikat akibat politisi identitas.

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Saldy Irawan
LBH Makassar
Logo LBH Makassar 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Direktur LBH Makassar Muhammad Haedir menjadi salah satu narasumber dalam Sosialisasi Publik LAPAR Sulsel bertema Kedudukan Perwali RAD dalam Pemajuan Toleransi di Kota Makassar, Sabtu (31/7/2021) kemarin.

Kegiatan digelar secara daring dan disiarkan langsung di YouTube Tribun Timur dengan subscribe 3,9 Juta.

Haedir mengungkapkan bahaya intoleransi terhadap politisasi identitas yang bisa berdampak tidak hanya diskriminasi, tapi juga pada nyawa bahkan persekusi.

Ia mencontohkan bagaimana diskriminasi orang kulit hitam di Amerika Serikat akibat politisi identitas.

Untuk itulah pentingnya persamaan orang di mata hukum.

"Karena politisasi identitas bisa berdampak pada nyawa, intoleransi pada persekusi, identitas jadi hal yang dipolitisasi. Itulah kemudian hak asasi manusia penting untuk semua kebijakan negara harus dilandasi HAM, Konsep HAM pada keberagaman dan toleransi," katanya.

Haedir mengingatkan negara modern lahir karena ada perdebatan perlunya pembatasan kekuasaan negara dan bicara HAM.

Di sisi lain bagaimana rakyat punya hak dan negara dibatasi kekuasaannya agar tidak absolute. 

Haedar mengatakan negara hukum lahir atas perjuangan hak asasi manusia. Negara dilndasi pertimbangan pemenuhan perlindungan terhadap ham

"Penting kita ketahui pengertian hak asasi manusia hak melekat pada tiap-tiap manusia. Hak ini didapatkan sejak manusia berada dalam kandungan," katanya.

Haedar mencontohkan hak hidup, hak tidak disiksa, kemerdekaan pikiran, hak beragama, hak diakui di hadapi hukum adalah hak yang tidak bisa dibatasi.

"Ini hak yang tidak boleh dibatasi," katanya. (*)

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved