Breaking News:

Vaksin Corona

Stok Vaksin Covid-19 Sempat Habis di Daerah, Juru Bicara Vaksinasi Bocorkan Rencana Pemerintah

Hal tersebut membuat program vaksinasi covid-19 massal terhambat dan tidak berjalan maksimal di berbagai daerah.

Editor: Ansar
TribunJateng
Pelajar SMA N 1 Semarang menerima suntikan vaksin COVID-19 dosis pertama dari tenaga kesehatan Pemerintah Kota Semarang, Rabu (14/7/2021). Selain pelajar SMA N 1 Semarang, vaksinasi juga dilaksanakan di SMP N 3 Semarang, SMP N 2 Semarang, SMP N 15 Semarang, dan SMP N 32 Semarang. Untuk pelaksanaan vaksinasi pelajar SMP semua di pusatkan di SMP N 3 Semarang. BIN Jawa Tengah memberikan bantuan 3000 vaksin untuk pelajar. 

Budi mengatakan, sebanyak 132 juta dosis yang telah didatangkan ke Tanah Air masih dalam bentuk bahan baku, dan baru 80 persen dosis yang telah diproses menjadi vaksin jadi.

"Jadi, vaksin jadinya sekitar 105 juta dosis, cuma jadinya 1,5 bulan sejak bahan bakunya datang. Itu sebabnya kenapa kalau kita sekarang baru ada 85 juta, karena sisanya 20 juta masih dalam proses di pabrik, sedang dibikin," ujarnya.

Budi memahami semangat masyarakat di daerah untuk mengikuti vaksinasi covid-19. Sehingga, ia berjanji akan berusaha memenuhi stok vaksin untuk kebutuhan dalam negeri.

"Kami akan berusaha memenuhinya. Sampai sekarang, sampai akhir bulan Juli akan datang sekitar 8 juta vaksin Sinovac dan 4 juta vaksin AstraZeneca.

Jadi 12 juta akan datang mulai tanggal 25 sampai tanggal 31 (Juli). Nanti akan kami kirimkan (ke daerah-Red)," tandasnya.

Stok vaksin sudah tersedia tapi sedikit

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan, saat ini stok vaksin Covid-19 di pemerintah pusat mencapai sekitar 55 juta dosis.

"Total ada stok di pusat 55 juta dosis, 40 juta bentuk bulk (curah), sisanya vaksin jadi," kata Nadia saat dihubungi Kompas.com, Jumat (30/7/2021).

Nadia mengatakan, sebanyak 1,9 juta dosis vaksin sudah distribusikan ke 34 provinsi untuk menambah stok vaksin yang mulai menipis.

"Mungkin akhir Minggu ini sudah sampai," ujarnya.

Lebih lanjut, Nadia mengatakan, distribusi dosis vaksin dari pemerintah pusat dilakukan setiap pekan melalui PT Bio Farma.

Ia juga mengakui dosis vaksin yang didistribusikan masih sedikit.

Menurut Nadia, vaksin yang siap untuk didistribusikan pada pekan ini hanya sekitar 1,9 juta dosis.

"Iya betul (distribusi vaksin masih sedikit), memang yang selesai dan siap distribusi adalah jumlah tersebut," pungkas.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Stok Vaksin Covid-19 Ada 55 Juta Dosis: 40 Juta Bulk, Sisanya Vaksin Jadi"

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved