Breaking News:

Tribun Jeneponto

Bantah Jadi Provokator, Ini Penjelasan Lurah Tonro Kassi Jeneponto

Kepala Kelurahan Tonro Kassi, Muhammad Haidir membantah atas tuduhan dirinya sebagai provokator.

Penulis: Muh Rakib | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/MUH RAKIB
Lurah Tonro Kassi Jeneponto, Muhammad Haidir 

TRIBUN-TIMUR.COM, JENEPONTO - Kepala Kelurahan Tonro Kassi, Muhammad Haidir membantah atas tuduhan dirinya sebagai provokator.

Ia dituduh oleh tim satgas yang kebetulan Jubir covid-19 Kabupaten Jeneponto, Suryaningrat.

Dalam pernyataan Suryaningrat menyampaikan bahwa saat berada di lokasi atau rumah duka yang terpapar covid-19 di usir lantaran oknum lurah yang menjadi provokator.

"Setiba dilokasi ada yang mencoba memprovokasi. Saya sesalkan orang mencoba provokasi adalah oknum ASN dan sebagai lurah di salah satu kelurahan," ujanya.

Sementara, Lurah Tonro Kassi Muhammad Haidir tidak terima jika dirinya dianggap provokator.

"Saya sendiri mengelak kalau dibilang provokator," ungkapnya saat ditemui langsung di kantornya, Sabtu (31/7/2021) siang.

Meski tak menganggap dirinya jadi provokator tetapi ia mengaku bahwa saat tim satgas ingin memperlihatkan hasil PCR Almarhuma dengan spontan menepis tangan tim satgas.

Setelah menepis tangan tim satgas atau Suryaningrat, oknum lurah juga mengaku mendorong tim satgas sehingga beberapa warga dan keluarga ikut terpancing.

"Hanya menepis Hp kan, baru mendorongnya. Saya dorong, saya nda bisa bohong yah," ucapnya.

Lanjutnya, ia mengatakan bahwa bukan hasil PCR dalam bentuk PDF yang ada di hp yang diperlukan keluarga tetapi dalam bentuk kertas yang ditandatangani oleh pihak penanggungjawab yang mengeluarkan hasil PCR.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved