Tribun Kampus
635 Mahasiswa UNM Lulus Pertukaran Mahasiswa Merdeka Program Mendikbud
Sukardi mengatakan, program ini merupakan cetusan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Univeristas Negeri Makassar (UNM) berhasil meluluskan 635 mahasiswa yang ikut dalam program pertukaran mahasiswa merdeka.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Sukardi Weda mengatakan, lulusnya 635 mahasiswa tersebut sangat luar biasa, mencetak rekor pertukaran mahasiswa sejak adanya program kampus merdeka ini.
"Ini pencapaian luar biasa, mahasiswa kami yang lulus akan merasakan pola belajar mengajar di kampus-kampus lain," ucap Sukardi Weda kepada tribun-timur.com, Jumat (30/7/2021) malam.
Sukardi mengatakan, program ini merupakan cetusan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI.
Tujuannya untuk mengeksplor dan mempelajari keberagaman budaya nusantara.
"Ini kesempatan untuk anak-anak kami belajar di kampus lain. Mereka bisa memperluas wawasan dan pengalaman belajarnya," tuturnya.
Dijelaskan Sukardi, sebelum pengumuman kelulusan ini, mahasiswa bersangkutan telah mendaftar dan memilih setidaknya tiga perguruan tinggi untuk ditempati belajar.
Mereka harus menyesuaikan PT yang punya prodi atau jurusan yang sama di kampus asalnya.
"Misalnya jurusan Psikologi di UNM, itu harus cari kampus yang ada jurusan psikologinya juga, tidak boleh memilih kampus lain," tuturnya.
Sukardi menambahkan, salah satu mahasiswa yang lulus program ini adalah putrinya sendiri.
Anak Sukardi Weda merupakan mahasiswa Psikologi UNM angkatan 2019.
Ia memilih Univeristas Gadjah Mada dan Universitas Lambung Mangkurat.
"Belum ada informasi dia lulus di mana, sementara baru pengumuman soal berapa mahasiswa yang lulus," jelasnya.
Rencananya pertukaran mahasiswa ini akan dimulai Agustus 2021 mendatang atau disesuaikan dengan kalender akademik masing-masing perguruan tinggi.
Sementara itu, Rektor Universitas Negeri Makassar, Husain Syam juga mengapresiasi pencapaian tersebut.
Ia berpesan kepada mahasiswanya agar serius menjalankan program ini.
Kata Husain, ini kesempatan untuk berbagi wawasan dengan mahasiswa lainnya, serta memperluas keilmuan dengan mendalami pembelajaran oleh dosen dari universitas lain.
"Manfaatkan dengan baik, serap ilmunya lalu terapkan di kampus, semoga jadi bekal untuk masa depan nantinya," tutur Husain. (*)