Breaking News:

Tribun Enrekang

Terpidana Kasus Korupsi Pembangunan RSP Belajen Kembalikan Uang Kerugian Negara Rp 230 Juta

Terpidana kasus korupsi pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama Belajen, Kecamatan Alla', Kabupaten Enrekang

Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/WHAIZ
Kasi Intel Kejari Enrekang, Andi Zainal Akhirin Amus 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- Terpidana kasus korupsi pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama Belajen, Kecamatan Alla', Kabupaten Enrekang, dr Marwan Ahmad Ganoko mengembalikan kerugian negara ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Enrekang.

Tim Jaksa Penuntut Umum Kejari Enrekang berhasil menyelamatkan kerugian negara sebesar Rp 230 juta.

Hal itu disampaikan oleh Kasi Intel Kejari Enrekang, Andi Zainal Akhirin Amus saat ditemui TribunEnrekang.com di kantornya, Rabu (28/7/2021) siang.

Menurutnya, pengembalian uang negara itu melalui kuasa hukum Marwan Ganoko, Basra SH pada Selasa (27/7/2021) kemarin.

"Kemarin pengacara dr Marwan Ganoko kembalikan uang kerugian negara ke Kejari Enrekang," kata Andi Zainal.

Total uang kerugian negara yang dikembalikan dr Marwan Ganoko senilai Rp 230 juta.

Hal itu sesuai dengan putusan Mahkamah Agung lalu tertanggal 21 Januari 2019 bernomor 3105K/PID.SUS/2018.

Dalam putusan itu, Marwan Ahmad Ganoko divonis bersalah dalam kasus korupsi Pembangunan RS Pratama Belajen yang menghabiskan anggaran Rp. 4.738.000.000, yang bersumber dari yang APBD (DAK) Tahun 2015.

Marwan divonis penjara lima tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 6 bulan kurungan.

Juga diwajibkan membayar uang pengganti Rp 30 juta atau pidana pengganti 6 bulan penjara.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved