Breaking News:

Tribun Enrekang

Tersangka Penyalahgunaan Dana Desa Tahun 2018 dan 2019, Kejari Enrekang Tahan Kades Lunjen

Kejaksaan Negeri (Kejari) Enrekang, mengumumkan tersangka baru kasus penyalahgunaan dana desa Tahun 2018 dan 2019 Desa Lunjen, Kecamatan Buntu Batu

Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/MUH ASIZ ALBAR
Kasi Intel Kejari Enrekang, Andi Zainal Akhirin Amus didampingi Kasi Pidsus, Meidy Wensen dalam press release di Kantor Kejari Enrekang, Sabtu (24/7/2021). 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- Kejaksaan Negeri (Kejari) Enrekang, mengumumkan tersangka baru kasus penyalahgunaan dana desa Tahun 2018 dan 2019 Desa Lunjen, Kecamatan Buntu Batu, Kabupaten Enrekang.

Tersangka baru adalah kepala Desa Lunjen berinisial LF (64) dan telah ditahan Kejari Enrekang.

Kasi Intel Kejari Enrekang, Andi Zainal Akhirin Amus mengatakan, LF sempat mangkir dengan alasan sakit saat pemanggilan pertama.

Hal ini dikuatkan dengan melampirkan surat keterangan sakit dari dokter PKM setempat.

Namun bersangkutan tetap dijemput paksa oleh Tim Penyidik.

Tersangka LF selaku Kepala desa Lunjen, adalah sebagai kuasa pengguna anggaran (KPA).

Dalam pelaksanaan proyek jaringan pipanisasi air bersih dengan pagu anggaran Rp 350 juta yang bersumber dari Dana Desa  2018.

Serta pengadaan Hydran Kran Pam lanjutan Desa Lunjen dengan pagu anggaran Rp 607.213.000 juga bersumber dari Dana Desa tahun 2019.

Penyimpangan banyak terjadi pada kasus tersebut.

Mulai dari pengadaan alat pipanisasi hingga kwitansi yang direkayasa. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved